Smamda Sidoarjo Sambut Guru Tamu Asal Jepang dengan Sajikan Jajanan Tradisional

republikjatim.com
GURU - Siswa dan guru SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo menyambut kedatangan guru tamu asal Jepang, Takatsuka Raku di auditorium Smamda, Kamis (15/09/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Siswa dan guru SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo menyambut kedatangan guru tamu asal Jepang, Takatsuka Raku di auditorium Smamda, Kamis (15/09/2022). Selain disambut dengan beberapa penampilan tari dari siswa, kedatangan guru tamu asal Jepang yang bakal mengajar di Smamda selama satu tahun ini, juga disuguhi sejumlah jajanan tradisional khas Indonesia.

Takatsuka Raku lalu mencicipi onde-onde, sunduk urut dan gethuk lindri. Melalui guru Smamda yang mendampinginya, Takatsuka Raku mengatakan jajanan itu rasanya enak sekali.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Kata Takatsuka, rasanya manis dan enak sekali jajanan tradisional di Sidoarjo ini," ujar guru pendamping Smamda ini.

Di depan ratusan siswa Smamda yang mengikuti acara penyambutan, Takatsuka Raku mengaku bakal berusaha agar siswa Smamda senang belajar bahasa Jepang. Termasuk di dalamnya, soal budaya Negeri Sakura.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Smamda, Mohammad Ernam menilai guru tamu asal Jepang ini masuk program yang sudah beberapa kali digelar di Smamda. Program ini menjadi Program Nihongo Partners (NP) dari sebuah progam pembelajaran Bahasa Jepang yang dilakukan guru dari Jepang.

"Program ini termasuk dalam pengenalan dan pertukaran budaya di negara ASEAN khususnya oleh Jepang. Dengan adanya program ini, kami berharap anak-anak bisa lebih fasih dan mahir berbahasa Jepang," tegasnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Selain bahasa Jepang, program guru tamu asal Jepang ini diharapkan bisa mengenalkan budaya Jepang yang positif ke para siswa dan siswi Smamda di setiap harinya.

"Siswa kami bisa belajar memasak, tari, belajar huruf Kanji, busana budaya Jepang dan lainnya soal Jepang," pungkasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru