Ponorogo (republikjatim.com) - Tembok bangunan rumah Bonasir (40) warga Sedayu, Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Ponorogo yang sedang dibongkar untuk direnovasi ambruk mendadak ketika atapnya sudah dibongkar, Sabtu (07/07/2018). Ambruknya bangunan ini disebabkan bangunan yang sudah dalam kondisi rapuh.
Ambruknya bangunan rumah ini, mengakibatkan seorang pekerja bangunan Boiran (48) warga RT 02 RW 03 Sedayu, Desa Sendang Kecamatan Jambon tewas tertimla reruntuhan bangunan itu. Pekerja bangunan ini tewas saat perjalanan ketika dilarikan ke rumah sakit. Korban tertimpa reruntuhan tembok yang menimpa tubuhnya hingga kaki hingga korban terjungkal dan dadanya membentur alat angkot material (arco).
Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant melalui Kasubag Humas Polres AKP Sudarmanto mengatakan awal korban bersama pekerja lainnya bekerja membongkar rumah milik Bonasir (40) yang tinggal di RT 02 RW 03 Sedayu Desa Sendang, Kecamatan Jambon. Saat membersihkan kayu - kayu bekas reng dan usuk yang berserakan tiba - tiba tembok yang sudah tidak beratap tempat korban bekerja mendadak roboh. Ketika itu korban tidak tahu. Sehingga reruntuhan bangunan tembok menimpa kaki korban dari belakang dan korban terjatuh ke depan dan dadanya membentur Arco.
"Seketika itu korban langsung tidak sadarkan diri. Kemudian korban oleh para saksi yang juga temen kerjanya diangkat dan langsung dibawa ke RSU Muhammaddiyah Ponorogo," terangnya kepada republikjatim.com, Sabtu (07/07/2018).
Sementara itu, lanjut Sudarmanto, setelah dilakukan pemeriksaan ternyata korban sudah meninggal dunia. Diduga korban meninggal saat dalam perjalanan dari lokasi kejadian menuju rumah sakit. Berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan petugas, korban meninggal karena tertimpa tembok rumah yang roboh itu.
"Robohnya tembok rumah Bonasir ini murni disebabkan kondisi tembok yang sudah lama dan masih kontruksi lama yakni menggunakan lumpur tanah," pungkasnya. Ami/Waw
Editor : Redaksi