Dua Hari Sakit Tak Masuk Kerja, Warga Jati Sidoarjo Dikagetkan Pria Tewas Gantung Diri di Rumah Kontrakannya

republikjatim.com
GANTUNG DIRI - Ratusan warga Dusun Babadan, Desa Jati, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo menyaksikan proses evakuasi korban gantung diri Arif (40) usai polisi memasuki rumah korban, Selasa (30/08/2022) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga RT 11, RW 03 Dusun Babadan, Desa Jati, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo berbondong-bondong mengerubuti sebuah rumah kontrakan di sekitar lingkungannya, Selasa (30/08/2022) malam. Ini menyusul, adanya kabar dugaan seorang pria tewas gantung diri di rumah kontrakannya lantaran sakit yang dideritanya.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan menyebutkan sebelum korban ditemukan tewas gantung diri, korban sudah tidak masuk kerja. Hal ini karena korban selama dua terakhir sedang sakit dan tidak masuk kerja.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Korban (Pak Arif) ini tinggal bersama anaknya. Kabar korban meninggal dunia setelah diketahui anak korban sendiri dari jendela," ujar Ny Badriyah warga sekitar lokasi kejadian, Selasa (30/08/2022) malam.

Hal yang sama disampaikan warga sekitar lainnya, Suyono. Menurut Suyono korban yang masih berusia 40 tahun ini masih sempat dihubungi rekan kerjanya. Namun, korban merasa tidak enak badan (sakit). Karena itu, korban memutuskan untuk tidak masuk kerja.

"Pengakuan korban sebelumnya selama dua hari terakhir katanya tidak masuk kerja karena sakit itu. Katanya sakit maag (lambung) saat ditelepon (dihubungi) teman kerjanya," ungkap tetangga korban ini.

Selain itu, kata Suyono selama dua hari terakhir hanya terlihat beberapa kali keluar dari rumahnya. Hal ini berbeda dengan kondisi biasanya yang akrab dengan para tetangga.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi gantung diri di dalam rumahnya," ungkapnya.

Padahal, biasanya kata Suyono korban kesehariannya kerap ngopi dan berinteraksi dengan warga sekitar rumahnya.

"Tapi tadi sore jelang Maghrib saat temannya ke sini (mengunjungi korban) dengan mengetik pintu beberapa kali tidak ada jawaban dari korban. Saat anaknya melihat ke dalam rumah, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia itu," tandasnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sementara saat ini, tim Unit Reskrim Polsek Sidoarjo Kota dan tim Inafis Satukan Reskrim, Polresta Sidoarjo langsung terjun ke lokasi kejadian. Selain mengevakuasi korban juga melaksanakan olah TKP serta memeriksa saksi di lokasi kejadian.

"Petugas masih fokus mengevakuasi korban dari rumah kontrakannya ini untuk dibawa ke rumah sakit. Petugas masih menyelidik penyebab kematian korban," pungkas petugas di TKP. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru