Sidoarjo (republikjatim.com) - Produk kerajinan maupun industri kreatif yang dihasilkan UMKM di Sidoarjo sudah terbukti bisa go internasional. Ratusan produk itu berhasil menembus pasar ekspor. Tercatat ada sebanyak 300 pelaku UMKM sudah memasarkan produknya ke negara Filipina.
Hal ini diungkapkan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali saat menghadiri ceremonial ekspor produk Moorlife di PT CMN Indonesia JL HR Moch Mangundiprojo Nomor 266 Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Kamis (25/08/2022). Pelepasan prpduk ekspor ini juga dihadiri Kepala Pengelola Export Center Surabaya, Tommy Kaihatu.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Bupati muda yang akrab dipanggil Gus Muhdlor ini mengatakan sudah saatnya para pelaku UMKM Kabupaten Sidoarjo merambah mancanegara. Ia melihat produk-produk UMKM Sidoarjo tidak kalah bersaing dengan produk luar negeri. Terbukti 300 orang pelaku UMKM dapat memasarkan produknya keluar negeri.
"Ekspor ini membanggakan bagi Kabupaten Sidoarjo. Kemarin Export Center Surabaya itu menarget hanya seribu UMKM untuk 9 provinsi untuk go internasional. Sekarang bayangkan 300 diantaranya itu UMKM dari Sidoarjo, atau 20 persen dari 9 provinsi itu dari Sidoarjo. Ini satu hal yang harus dibanggakan dan dipupuk ke depan," ujar Gus Muhdlor.
Gus Muhdlor menilai sejak awal dirinya menginginkan UMKM di Kabupaten maju dan berkembang. Karena itu, UMKM naik kelas menjadi salah satu visinya menjadi bupati.
"Visi awal bupati untuk merubah paradigma bahwa UMKM Sidoarjo harus go internasional, menjadi pahlawan-pahlawan devisa baru. Dan bukan hanya menjadi pemain di negaranya sendiri," imbuh alumni Fisip Unair Surabaya ini.
Gus Muhdlor berharap para pelaku UMKM Sidoarjo untuk terus berinovasi terhadap produknya. Menurutnya untuk menjadi pengusaha yang sukses, bukan hanya berbicara tentang kejelian melihat peluang pasar. Tapi, membuat inovasi-inovasi yang selalu ditunggu masyarakat. Seperti yang dilakukan Moorlife kali ini.
"Menjadi pengusaha yang sukses bukan hanya berbicara tentang kejelian melihat pasar. Bukan hanya mental petarung yang dibutuhkan, tetapi inovasi. Itu yang saya lihat dari Founder and President Moorlife Indonesia, Hermanto Tanoko," tegas alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Sementara Founder and President Moorlife Indonesia, Hermanto Tanoko menegaskan Pemkab Sidoarjo mendukung usahanya untuk terus berkembang di Sidoarjo. Kali ini perusahaannya melakukan ekspor produknya ke negara Filipina. Ada 10 container 40 feed produk Moorlife berupa produk alat makan dan minum dari plastik.
"Ekspor kali ini untuk yang ketiga kalinya ke luar negeri. Jumlahnya terus meningkat. Kali ini total nilai produk yang dikirim sebesar Rp 50 miliar. Ini ekspor yang ketiga. Jumlahnya semakin lama semakin banyak. Tentu setelah Filipina, Malaysia dan Singapura bisa kemancanegara lainnya," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi