Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) meminta para Kepala Desa (Kades) tidak pasif dalam membangun wilayahnya. Komunikasi secara intensif harus dilakukan dengan jajaran Pemkab Sidoarjo.
Seperti mulai dengan para camat atau dengan anggota dewan terdekat. Alasannya, program pembangunan desa dimintanya harus sesuai dengan RPJMD Kabupaten Sidoarjo.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
"Jangan harap ada Kades pasif dan tidak berkoordinasi dengan kecamatan, tidak mendukung program pemerintah atau tidak linier antara program yang ada di desa, di kecamatan, di kabupaten, di provinsi dan pusat maka pasti akan mubazir," ujar Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor ini saat meresmikan gedung serbaguna Rajawali Dusun Ganting, Desa Kenongo, Kecamatan Tulangan, Senin (01/08/2022).
Gus Muhdlor menjelaskan komunikasi penting bagi keberlanjutan program pembangunan. Baginya, dengan komunikasi intensif, permasalahan anggaran bagi pembangunan dapat diselesaikan. Seperti yang dilakukan Kades Kenongo kali ini yang dapat membangun gedung serba guna dari anggaran Bantuan Keuangan (BK) Bupati Sidoarjo.
"Kuncinya satu, komunikasi. Karena anggaran BK yang sudah masuk ke desa bisa dibuat apa saja. Karena sudah menjadi kewenangan desa," tegas Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini.
Sementara Kades Kenongo, M Husin menilai keberadaan gedung serbaguna sangat diharapkan warga Desa Kenongo. Gedung serbaguna ini bisa dipakai sebagai sarana olah raga maupun resepsi pernikahan itu sudah 12 tahun ditunggu warga Kenongo.
"Gedung serba guna Rajawali ini sudah 12 tahun kita tunggu-tunggu. Alhamdulillah dengan terpilihnya warga Desa Kenongo menjadi Bupati Sidoarjo bantuannya bisa terwujud berupa pembangunan gedung serba guna ini," katanya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
M Husin menjelaskan banyak klub olah raga di Desa Kenongo. Oleh karena itu, dengan keberadaan gedung serba guna ini akan menambah semangat warganya untuk terus berolahraga. Baginya gedung serbaguna dibangun dengan anggaran BK Bupati Sidoarjo senilai Rp 1,5 miliar. Rinciannya, untuk pekerjaan tahap pertama Tahun 2021 Rp 750 juta dan tahap kedua Tahun 2022 sebesar Rp 759 juta.
"Gedung serbaguna dengan lebar 30 meter dan panjang 40 meter ini dapat dipakai untuk acara pernikahan. Gedung ini nanti akan dikelola BUMDes Kenongo. Terima kasih Bupati atas perhatiannya. Semoga bangunan ini bermanfaat bagi masyarakat," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi