Usai Lapor di Polsek Balongbendo, Keluarga Pelajar Korban Geng Motor Bersajam Perampas Motor Berharap Ditangkap

republikjatim.com
TKP - Di Dusun/Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo korban begal diancam geng motor dan ambil motornya, Minggu (29/06/2022) dini hari.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kawasan hukum di wilayah Sidoarjo mulai marak geng motor yang meresahkan masyarakat. Salah satunya di Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.

Sebanyak delapan anggota geng motor yang diduga melakukan pencurian dengan kekerasan (curas) karena merampas sepeda motor menggunakan senjata tajam (sajam) berupa sebilah pisau di JL Raya Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo Minggu (29/05/2022) dini hari lalu.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Korbannya adalah Galuh Wahyu Arianto pelajar asal Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Dia menjadi korban kekerasan geng motor hingga motor miliknya diambil salah satu komplotan geng motor itu. Atas peristiwa yang dialami itu, keluarga korban melaporkan kejadian ini di Polsek Balongbendo.

Berdasarkan data yang diperoleh, kejadian terjadi Minggu tanggal 29 Mei 2022 sekira pukul 00.30 WIB. Saat itu, korban (Galuh) panggilan akrabnya bersama teman-temanya sepulang menonton hiburan rakyat. Sesampai di depan area Indomaret Desa Watesari korban berpapasan dengan delapan geng motor. Salah satu diantara mereka geng motor mengumpat-umpat (mengolok-olok) rombongan korban yang mau pulang itu.

Tidak ada angin, rombongan geng motor putar balik ke korban. Sesampai dihadapan korban salah satu pelaku adu mulut dengan menodongkan sebilah pisau tepat di depan rumah warga Dusun Watesari itu dekat warung masakan padang. Mendapatkan ancaman korban mengamankan diri.

"Karena takut, sehingga saya dan teman-teman mengamankan diri dan berlari," ujar Galuh kepada republikjatim.com, Rabu (08/06/2022).

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Saat mengamankan diri, salah satu pelaku nekat mengambil motor Galuh berupa motor Honda Mega Pro itu.

"Saat kami mengamankan diri itu sepeda motor Honda Megapro bernopol W 6672 ZQ warna hitam Tahun 2009 milik saya tertinggal di TKP," ungkapnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Karena itu, Senin (06/06/2022) korban dan teman-temannya ke Unit Reskrim Polsek Balongbendo bersama saksi menindaklanjuti laporan korban yang hampir sepekan itu.

Sementara keluarga korban berharap para pelaku segera ditangkap. Pihaknya menceritakan karena salah satu pelaku geng motor saksi mata ada yang tahu termasuk warga Balongbendo.

"Dari kesaksian para saksi mata lainnya, pelaku geng motor saat ditanya orang mana kamu? dijawab warga Sirapan," tandas sumber internal itu. Zak/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru