Sidoarjo (republikjatim.com) - Satgas pangan Sidoarjo menggelar Operasi Pasar (OP) minyak goreng (Migor) curah di Pasar Betro, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Selasa (31/5/2022) sore. OP kali ini dengan mendatangkan satu truk tangki berisi minyak goreng curah 6.000 kilogram.
Minyak goreng curah itu dijual ke masyarakat seharga Rp 14.000 per kilogram atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.500 per kilogram. Kesempatan ini, tidak dilewatkan warga dan pedagang. Ada yang membawa jerigen, plastik hingga galon air ke lokasi.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Ketentuan yang diberikan Satgas Pangan Sidoarjo dalam operasi pasar ini, pembeli harus menunjukan foto copy KTP, membawa tempat minyak goreng sendiri dan warga perorangan atau non usaha maksimal pembelian 5 kilogram. Sedangkan untuk UMKM atau pedagang kaki lima boleh di atas 5 kilogram.
"Operasi pasar minyak goreng curah ini sangat meringankan kami. Karena harganya lebih terjangkau daripada di pasaran," ujar salah seorang warga, Heru yang ikut mengantre membeli di operasi pasar Betro ini.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan per kilogram minyak goreng curah dalam operasi pasar dijual Rp 14.000. Harga itu, lebih murah dibandingkan harga pasaran yang bisa mencapai Rp 18.000 - 19.000 per kilogram.
"Operasi pasar minyak goreng curah juga bakal dilakukan lagi di tempat lain. Harganya sama baik perorangan maupun bagi pedagang," paparnya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Harapannya program operasi pasar Migor curah ini dapat membantu kebutuhan masyarakat soal minyak goreng.
"Untuk stabilitas harga dan stok minyak goreng di wilayah Sidoarjo juga dijamin aman. Masyarakat tak perlu kuatir," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi