Kondisinya Hamil, Mayat Perempuan di Semak-Semak Keboguyang Jabon Diduga Korban Pembunuhan dan Dimutilasi

republikjatim.com
KETERANGAN - Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro memberi keterangan pers penyebab kematian perempuan yang ditemukan di semak-semak Desa Keboguyang, Kecamatan Jabon, Sidoarjo sebagai korban pembunuhan, Rabu (25/05/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penemuan mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di semak-semak pinggir jalan bekas Tol Jabon, tepatnya Desa Keboguyang, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Selasa (24/05/2022) kemarin mulai menemukan titik terang.

Selain perempuan itu, tewas sebagai korban pembunuhan, jenazah korban juga dimutilasi. Bahkan berdasarkan hasil otopsi di RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong dalam meninggal dunia korban dalam kondisi hamil.

Baca juga: Tanamkan Karakter Sadar Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Jatim II Gandeng 15 SMP di Sidoarjo

"Berdasarkan hasil otopsi jenazah korban, dugaan sementara mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di semak-semak pinggir jalan bekas Tol itu korban pembunuhan," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro kepada republikjatim.com, Rabu (25/05/2022).

Kusumo menjelaskan hingga saat ini mayat perempuan itu belum diketahui identitasnya. Korban ditemukan saksi yang sedang mencari rumput pakan ternak dalam kondisi tewas mengenaskan. Bahkan tubuhnya juga sudah membusuk. Kemudian penemuan mayat itu dilaporkan saksi ke Polsek Jabon.

"Memang betul, penemuan mayat perempuan di wilayah Jabon tanggal 24 Mei 2022 kemarin, sementara diduga korban pembunuhan. Ciri-ciri mayat perempuan berdasarkan hasil pemeriksaan di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong yakni berumur antara 30 hingga 45 tahun, tinggi badan sekitar 168 sentimeter, rambut warna hitam panjang sekitar 32 sentimeter (sebahu), terdapat guratan peregangan pada perut korban (diduga pernah hamil)," ungkap Kusumo.

Baca juga: Tindak Lanjuti Arahan KPK, Bupati Subandi Warning Kontraktor Sidoarjo Harus Kerja Tepat Waktu dan Jaga Kualitas

Selain itu, saat ditemukan lanjut mantan Wakapolresta Banyuwangi ini mayat perempuan sudah mengalami pembusukan di seluruh badannya. Tidak hanya itu, lengan sebelah kiri hilang (dugaan sementara hilang akibat benda tajam) dan kaki sebelah kiri hilang (dugaan sementara hilang akibat benda tajam).

"Termasuk ada kekerasan benda tumpul di bagian leher dan diperberat masuknya cairan ke saluran nafas korban," tegasnya.

Baca juga: Ringankan Beban Warga Miskin, 2.052 KPM di Sidoarjo Terima Bantuan Pangan Beras 40 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter

Sementara ini, kata Kusumo untuk mengungkap identitas mayat korban, selain petugas terus berupaya memaksimalkan menggali identitasnya juga berharap peran serta masyarakat jika ada keluarga, kerabat atau warga sekitarnya yang hilang sesuai ciri-ciri jenazah korban.

"Kami sampaikan kalau ada yang kehilangan keluarga perempuannya agar dapat melapor ke kantor polisi terdekat untuk memastikan identitas jenazah korban," tandasnya. Zak/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru