15 Pengunjung Jadi Korban Peristiwa Ambrolnya Seluncuran Kolam Renang Kenpark Surabaya

republikjatim.com
PATAH - Sebanyak 15 orang dikabarkan jatuh dari seluncuran kolam renang di Kenjeran Park (Kenpark) JL Raya Sukolilo, Kecamatan Bulak, Surabaya, Sabtu (07/05/2022).

Surabaya (republikjatim.com) - Sedikitnya, 15 orang dikabarkan jatuh dari seluncuran kolam renang di Kenjeran Park (Kenpark) di JL Raya Sukolilo, Kecamatan Bulak, Surabaya, Sabtu (07/05/2022). Diduga, peristiwa nahas itu, karena ambrolnya plastik seluncuran kolam renang berwarna biru itu.

Sejumlah saksi memastikan belasan korban terjatuh saat seluncuran kolam renang itu mendadak ambrol. Hingga kini, belum diketahui pasti ambrolnya seluncuran itu.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Berdasarkan data yang ada di Command Center 112, peristiwa nahas itu berlangsung sekitar pukul 13.45 WIB. Para korban saat itu sedang menikmati liburan di kolam renang Kenpark Surabaya itu. Salah seorang pelapor, Ahmad Yusuf meminta bantuan ambulan kepada Command Center Surabaya. Hal ini karena dalam peristiwa itu ada 15 korban yang jatuh dari seluncuran kolam renang di Kenpark Kenjeran Baru itu.

"Kami langsung minta tolong petugas agar meluncurkan ambulan sebanyak-banyaknya ke Kenpark," ucapnya.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Sementara Kapolres Tanjung Perak, AKBP Anton Elfrino Prisanto menegaskan pihaknya saat ini bersama sejumlah petugas lainnya, sedang menuju lokasi untuk mengecek kondisi sebenarnya di lokasi kejadian.

"Kami masih menuju lokasi kejadian nahas itu," tegasnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sedangkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkot Surabaya, Ridwan Mubarun menginformasikan sedikitnya enam mobil ambulance sudah berada di lokasi sejak pukul 14.20 WIB.

"Untuk sementara para korban sudah ditangani petugas dan tim medis," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru