Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2022, di Polresta Sidoarjo, Jumat (22/4/2022). Apel ini diikuti personel gabungan Polri, Kodim 0816 Sidoarjo, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Pemkab Sidoarjo.
Pelaksanaan apel gelar pasukan ini dilaksanakan serentak di seluruh Polda dan Polres se Indonesia dalam rangka mengecek kesiapan operasi kepolisian terpusat Tahun 2022. Dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia untuk melaksanakan kegiatan ibadah, berkumpul dan bersilaturahmi. Tahun ini, pemerintah menetapkan Libur Idul Fitri diperbolehkan mudik.
Kelonggaran kepada masyarakat untuk melaksanakan Mudik Lebaran ini tentu disambut suka cita masyarakat, meski ada beberapa syarat yang diberikan pemerintah.
"Pergerakan masyarakat, mobilitas serta euforia masyarakat yang akan melaksanakan Mudik Lebaran, meski saat ini masih dalam situasi Pandemi Covid-19 sudah terkendali itu tetap harus dijaga," ujar Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor ini kepada republikjatim.com, Jumat (22/04/2022).
Kendati demikian, kata Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini semua pemudik harus tetap melaksanakan peraturan dan prosedur protokol kesehatan (Prokes) yang sudah ditentukan pemerintah.
"Karena itu, mari laksanakan Operasi Ketupat semaksimalnya, untuk menciptakan rasa aman, nyaman dan kelancaran bagi seluruh masyarakat dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri nanti," pintah Bupati Sidoarjo yang juga alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Sementara Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menegaskan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2022 di wilayah Sidoarjo pihaknya menurunkan sebanyak 320 personel.
"Ratusan personil itu didukung dari pihak TNI, Dishub, Satpol PP dan stakeholder lainnya di lapangan," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi