Pedagang Pasar Tradisional di Sidoarjo Siap Jual Beli Secara Online Manfaatkan Aplikasi MLION

republikjatim.com
SOSIALISASI - Kabid Pasar, Disperindag Pemkab Sidoarjo, Hoedi Prasetyo mendampingi Direktur PT Spon Tech Indonesia, Dian Sutjipto saat sosialisasi jual beli online menggunakan aplikasi MLION di Pasar Porong, Sidoarjo, Rabu (19/01/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ribuan pedagang pasar tradisional yang tersebar di 18 wilayah pasar mulai melek teknologi. Para pedagang ini siap menjalankan jual beli dengan sistem online menggunakan aplikasi MLION.

Antusiasme pedagang itu, diketahui setelah acara sosialisasi yang diawali dengan perwakilan para pedagang Pasar Porong. Rata-rata para pedagang siap menggunakan transaksi jual beli secara online itu. Bahkan mereka sangat tertarik saat digelar simulasi penggunaan aplikasi MLION itu.

Baca juga: Antisipasi Banjir Lippo Plaza, Wabup Mimik Sidak Rumah Pompa Jati Wanti - Wanti Pasir Fondasi dan Buangan Air Sidokare

"Kami sangat antusias dengan aplikasi jual beli online ini. Kalau hari ini sosialisasi hanya dengan perwakilan pedagang, untuk selanjutnya kami minta sosialiasi secara massif kepada seluruh pedagang Pasar Porong soal cara berjualan secara online lewat aplikasi MLION itu," ujar salah seorang perwakilan pedagang Pasar Porong, Ahmad Rosyadi kepada republikjatim.com, Rabu (19/01/2022) sesuai sosialisasi.

Direktur PT Spon Tech Indonesia, Dian Sutjipto yang tak lain pemilik aplikasi MLION menjelaskan MLION merupakan aplikasi khusus untuk transaksi online bagi pedagang pasar tradisional baik grosir maupun ritel dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Karena itu, saat sosialisasi dan simulasi, tim MLION menjelaskan semua prosesnya mulai download aplikasi, registrasi hingga merespon pembelian melalui aplikasi itu.

Baca juga: Proyek Rp 1,46 Miliar Lamban, Diduga Pakai Besi Tidak Sesuai Spek, Wabup Mimik Semprot Kontraktor Jembatan Candinegoro

"Tidak hanya menyiapkan aplikasi, kami juga menyiapkan koperasi pemasarannya. Yakni Delta Mandiri Sidoarjo (DMas). Koperasi ini menjadi wadah bagi para pedagang dan UMKM dalam meningkatkan kinerja keuangan dan omzet perdagangannya agar bisa bersaing dengan pasar modern," tegasnya.

Sementara Kabid Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Sidoarjo, Hoedi Prasetyo mengaku bakal mendukung program baru itu. Apalagi, dalam program itu tidak hanya mengajari pedagang melek teknologi akan tetapi juga menyiapkan koperasinya sebagai wadah bagi para pedagang pasar tradisional di Sidoarjo.

Baca juga: Bebas Banjir dan Limbah Industri, Pemkab Sidoarjo Kerahkan 8 Ekskavator Bersihkan Sungai Candi dan Tanggulangin

"Kami mendorong tim MLION untuk menggelar sosialisasi secara merata di seluruh pasar tradisional di Sidoarjo soal penggunaan teknologi dalam perdagangan di pasar tradisional itu. Semua ini demi meningkatkan kesejahteraan para pedagang pasar tradisional di Sidoarjo," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru