Bupati Sidoarjo Dongkrak Produktifitas Lahan Pertanian 23 Hektar yang Mangkrak Selama 7 Tahun di Krembung

republikjatim.com
SIDAK - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menggelar sidak ke lahan sawah seluas 23 di Dusun Gempolrawan, Desa Kedungrawan, Kecamatan Krembung, Sidoarjo yang sudah 7 tahun mangkrak dan tidak ditanami padi karena saluran irigasi, Jumat (14/01/2022) sore.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lahan pertanian seluas 23 hektar di Dusun Gempolrawan, Desa Kedungrawan, Kecamatan Krembung, Sidoarjo mangkrak selama 7 tahun terakhir. Hal ini lantaran setiap ditanami padi, dipastikan tidak bakal ada hasilnya alias gagal panen dan merugi.

Kendati demikian, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali bakal kembali memfungsikan lahan itu sebagai lahan pertanian. Lahan yang merupakan Tanah Kas Desa (TKD) seluas sekitar 3 hektar dan sisanya milik 76 warga setempat itu bakal dibangunkan saluran irigasi baru agar menjadi lahan pertanian produktif lagi.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Selama ini, kendala yang dihadapi para petani saat menaman padi tidak pernah berhasil atau selalu gagal panen. Penyebabnya, karena sistem pengairan di sawah itu tidak ada. Hal ini yang menyebabkan kualitas tanaman pagi tidak bagus dan banyak ditumbuh rerumputan.

"Permasalahannya air bisa masuk ke persawahan. Tetapi, air tidak bisa keluar karena tidak ada saluran irigasinya. Kalau ditanami padi kualitasnya jadi buruk dan akan selalu gagal panen karena banyak ditumbuhi rumput liar," ujar Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor ini kepada republikjatim.com, Jumat (14/01/2022) sore.

Gus Muhdlor menilai lahan pertanian mangkrak itu bisa kembali produktif dan bisa dimanfaatkan petani dengan cara dibuatkan saluran irigasi baru. Karena itu, Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini meminta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo untuk segera membuatkan tiga saluran irigasi baru dengan lebar sekitar 3,5 meter sepanjang 250 meter.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Saluran irigasi ini akan tembus sampai Saluran Buangan (Kali Balong). Makanya, segera akan dibuatkan tiga saluran irigasi baru di lahan sawah ini. Agar petani bisa kembali memanfaatkan lahannya dan harapannya lahan kembali menjadi produktif," tegas Gus Muhdlor yang juga alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Selama ini, berdasarkan data di Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2019, untuk lahan satu hektar bisa mengahasilkan padi giling sekitar 5,7 ton.

"Kalau lahan di wilayah dusun Gempolrawan itu kembali produktif maka akan menghasilkan 131 ton dalam satu tahun," ungkapnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sementara Kepala Desa Kedungrawan, Makhrudi mengaku senang keluhan yang disampaikan ke Pemkab Sidoarjo langsung mendapatkan respon dari Bupati Sidoarjo. Apalagi, informasi yang diterima pengerjaan pembuatan saluran itu bakal langsung dimulai Senin pekan depan.

"Kami sudah koordinasi dengan Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo. Rencananya, Senin (besok) sudah mulai dikerjakan. Nanti ada koordinasi lagi di Kantor Balai Desa Kedungrawan. Sesuai arahan Pak Bupati, akan dibangun 3 saluran irigasi baru sekaligus," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru