Sidoarjo (republikjatim.com) - Meskipun penilaian Menteri Kesehatan, Kabupaten Sidoarjo sudah berada di level 1 untuk PPKM. Namun, dari aspek penilaian berdasar Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), Kabupaten Sidoarjo masih berada di level 3.
Hal ini terlihat dari capaian vaksinasi tahap pertama di Sidoarjo. Saat ini vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang sudah disuntikan mencapai 46,5 persen, atau kurang 3,5 persen untuk memenuhi persyaratan 50 persen vaksin dosis pertama Inmendagri.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Agar PPKM dapat turun menjadi level 2. Karenanya, untuk mengejar target turun menjadi level 2, dengan capaian 50 persen vaksin dosis pertama sesuai Inmendagri, Forkopimda Sidoarjo mengupayakan percepatan vaksinasi. Bahkan jajaran Forkopimda Sidoarjo kompak turun langsung memantau serta menghimbau masyarakat agar turut mensukseskan program vaksinasi hingga ke sejumlah pelosok desa di pesisir.
Kali ini Forkopimda Sidoarjo turun langsung mengendarai motor, memantau pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat dan pelajar yang letaknya jauh dari perkotaan. Tepatnya di wilayah Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Ada tiga titik vaksinasi yang diselenggarakan. Diantaranya di Kantor Kecamatan Sedati, Balai Desa Kalanganyar dan Sekolah Nurul Huda, Balai Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati.
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengaku optimis dapat tercapai target vaksinasi 50 persen agar PPKM Sidoarjo turun menjadi level 2 berdasarkan penilaian Inmendagri itu.
"Untuk vaksinasi yang dosis pertama sudah mencapai 46,5 persen, jadi kurang 3,5 persen saja. Tapi, kami optimis dapat dikejar dalam waktu dua atau tiga hari ke depan," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Sabtu (18/09/2021) di Desa Kalanganyar.
Sedangkan untuk menjadi level 1 penilaiannya, vaksinasi harus mencapai 70 persen. Karenanya, vaksinasi di Sidoarjo kini menyasar di wilayah sejumlah pelosok desa agar masyarakat yang kesulitan datang ke wilayah perkotaan juga mendapatkan vaksinasi. Yakni dapat pelayanan vaksin di wilayah desa.
"Semoga di bulan September ini semua target vaksinasi dapat tercapai," pintahnya.
Sementara Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menegaskan soal upaya mencegah penyebaran Covid-19, masyarakat tetap dihimbau agar tidak lengah. Yakni Tetap mematuhi protokol kesehatan dan jangan sampai tidak divaksin.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Kami meminta masyarakat untuk terus mematuhi peraturan yang ditetapkan pemerintah. Karena itu, sebagai langkah memutus mata rantai Covid-19," tegasnya.
Selain itu, mantan Wakapolresta Banyuwangi ini menilai berdasarkan penilaian Kemenkes Sidoarjo sudah masuk PPKM level 1. Namun dari aspek penilaian Inmendagri masih level 3.
"Mari kita bersabar dulu. Kalau masih banyak adanya pemberlakuan pembatasan masyarakat. Jangan lengah dan tetap disiplin protokol kesehatan. Mari yang belum vaksin datangi gerai-gerai vaksin yang ada agar cepat tercapainya herd immunity (kekebalan komunal)," tandas Kusumo. Zak/Hel/Waw
Editor : Redaksi