Walikota Mojokerto Tancap Gas, Mutasi Puluhan Pejabat Termasuk Empat Kepala OPD

republikjatim.com
LANTIK - Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari mengambil sumpah dan pelantikan jabatan di Gedung Sabha Kridatama Pendopo Rumah Rakyat, JL Hayam Wuruk, Kota Mojokerto, Jum'at (11/06/2021).

Mojokerto (republikjatim.com) - Pemkot Mojokerto mulai mengisi empat jabatan setingkat Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Mojokerto. Rata-rata jabatan kepada OPD itu dijabat Pelaksana Tugas (Plt). Dalam gelombang mutasi Tahun 2021 ini digelar di Gedung Sabha Kridatama, Pendopo Rumah Rakyat, JL Hayam Wuruk, Kota Mojokerto, Jum'at (11/06/2021).

Keempat pejabat yang diritasi itu Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) dan Direktur RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo. Keempat Kepala OPD dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP).

Baca juga: Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota Fraksi PKB DPR RI Arzeti Bilbina Perkuat Nilai-Nilai Kebhinekaan Demi Persatuan

Sedangkan secara keseluruhan terdapat 62 pejabat eselon II, III dan IV yang akan menempati posisi baru. Sebagian tukar kursi dan sebagian lagi benar-benar menduduki kursi baru.

Kepala Dinsos yang selama ini dijabat Plt Heru Setyadi kini dijabat Choirul Anwar, yang sebelumnya menjabat Kabag Kesra Sekdakot. Sementara Heru Setyadi menempati pos baru sebagai Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga.

Jabatan yang dilepas Choirul Anwar kini ditempati Iwandoko yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Tenaga Kerja, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja. Jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang dijabat Plt Amin Wachid kini dijabat Bambang Mujiono, yang sebelumnya menduduki kursi Camat Magersari. Posisi yang ditinggalkan Bambang Mujiono kini ditempati Modjari yang sebelumnya duduk di kursi Sekretaris Dinas Perhubungan.

Jabatan Direktur RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo dipegang dr Triastutik Sri Prastini yang sebelumnya menjabat Wakil Direktur Pelayanan dan Pendidikan RSUD berplat merah itu. Ani Wijaya yang sebelumnya menjabat Kabag Umum Sekdakot merangkap Plt Kepala Diskopukmperindag dan ditetapkan sebagai pejabat definitif Kepala Diskopukmperindag. Jabatan Kabag Umum kini dijabat Siti Salbiyah yang sebelumnya menjabat Kabag Ortala. Jabatan yang dilepas Siti Salbiyah diduduki Acim Dartasim yang sebelumnya menjabat Kepala Sub Bagian Kinerja dan Reformasi Birokrasi Ortala.

Pergeseran kursi terjadi pada beberapa pos Sekretariat di beberapa OPD. Rudi Ismail digeser dari jabatan Sekretaris Diskominfo menjadi Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga. Posisi Sekretaris Diskominfo kini ditempati Agus Triyatno yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Teknologi dan Informatika Diskominfo.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Jabatan Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes dan PKB) kini dipegang dr Farida Mariana sebelumnya menjabat Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pemkot Mojokerto. Gelombang mutasi kedua tahun ini juga menyebabkan bergesernya pejabat eselon III dan IV di sejumlah pos jabatan kepala seksi, kepala bagian.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan mutasi kali ini bukan untuk bongkar pasang jabatan. Akan tetapi untuk penyegaran birokrasi.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Mutasi ini lebih sebagai penyegaran birokrasi," ujar Ning Ita, sapaan Wali Kota Mojokerto saat pelantikan.

Ning Ita memaparkan tidak hanya sistem saja yang menjadi pertimbangan mutasi, tetapi lebih penting lagi Sumber Daya Manusia (SDM).

"Mutasi ini bukan hanya didasari like or dislike, tapi mutasi ini didasarkan pada potensi, kerja keras dan disiplin. Artinya potensi manajerial menjadi hal yang utama dalam pertimbangan mutasi," pungkasnya. Nan/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru