Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 16 pemuda asal Kecamatan Prambon, Sidoarjo mengikuti Pelatihan Barista (penyaji kopi) profesional yang di gelar mulai tanggal 27 Mei sampai 05 Juni 2021 di kantor Kecamatan Balongbendo. Acara itu dibuka secara resmi Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi.
"Kami mengucapkan terima kasih karena Kecamatan Prambon sudah menjadi lokus pelatihan Barista ini. Harapannya, warga Prambon bisa menikmati pelatihan dan mendapatkan hasil. Peserta dapat mengembangkan usahanya," ujar Camat Prambon, Ronny Julianto, Kamis (27/05/2021).
Ronny menambahkan saat ini pemohon kartu permohonan kerja (kartu kuning) sudah semakin menurun. Hal ini bisa diartikan pencari kerja sudah menurun dan berganti dengan membuka usaha sendiri.
"Itu diperkuat lagi dengan adanya pelatihan yang menjadi salah satu solusi yang diambil Pemkab Sidoarjo semakin banyak warga yang bisa menciptakan usaha sendiri agar bisa menekan angka pengangguran," pintahnya.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Sementara Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi menegaskan pelatihan ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi angka pengangguran. Menurutnya, dampak pandemi Covid-19 menjadi penyebab tingginya angka pengangguran di Sidoarjo. Kondisi ini menuntut pemerintah memiliki program kreatif menekan angka penganguran.
"Melalui pelatihan-pelatihan ini jangan sampai nanti pekerja yang sudah dirumahkan tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Mudah-mudahan dengan inovasi Barista ini mampu menciptakan lapangan kerja baru. Bahkan bisa jadi pengusaha-pengusaha baru yang sukses," tegasnya.
Subandi menguraikan jika pada zaman dahulu, orang berjualan kopi seharga Rp 1.000-2.000, kini melalui pelatihan ini Pemkab Sidoarjo mencoba untuk mengembangkan usaha kopi bagi kaum milenial. Selain itu, akan menghasilkan pengusaha baru yang bisa meningkatkan perekonimian warga Sidoarjo khususnya di Kecamatan Prambon.
"Kami meminta kepada para peserta untuk bersungguh-sungguh selama 8 hari ke depan agar dengan ketrampilan yang diperoleh bisa menjadi barista yang mumpuni dan mampu bersaing dengan barista-barista lain. Kepada Camat setelah pelatihan ini harus memberi pembekalan kepada peserta agar bisa mengembangkan usahanya menggunakan bantuan kredit yang sudah dipersiapkan Pemkab Sidoarjo," tandasnya. Zak/Hel/Waw
Editor : Redaksi