Sidoarjo (republikjatim.com) - Ada kegiatan yang berbeda saat Ekpose Kelitbangan Daerah Sidoarjo Tahun 2021 yang dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sidoarjo. Dalam acara yang dilaksanakan di Hotel Aston Sidoarjo, juga ada stan Prodi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Ekspose Kelitbangan Daerah Sidoarjo menjadi wadah yang berfungsi menyediakan landasan kebijakan Sidoarjo Maju, Aman dan Sejahtera (MAS) melalui kegiatan penelitian, pengembangan dan pengkajian.
Lembaga Litbang daerah memiliki tugas dan wewenang atas kelitbangan Pemkab Sidoarjo. Kegiatan ekspose ini bertema Penguatan Lembaga Kelitbangan dalam Meningkatan Kualitas Kebijakan dan Inovasi Daerah Sidoarjo. Lembaga Kelitbangan bertanggungjawab terhadap pengembangan inovasi dan teknologi. Selain itu juga memiliki fungsi strategis penyiapan kebijakan daerah.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Ekspose Kelitbangan Daerah ini menghadirkan tiga narasumber yang berkompeten di bidangnya. Diantaranya Kepala Badan Litbang Kemendagri RI, Dr Agus Fatoni (Narasumber 1), Kepala Badan Litbang Provinsi Jawa Timur Anom Surahno (Narasumber 2) dan Kepala Bappeda Sidoarjo Dr Heri Soesanto (Narasumber 3).
Dalam acara itu, salah satu stan yang ikut meramaikan adalah Prodi Akuntansi Umsida dengan membuka stand booth. Hal ini diperuntukkan para pengunjung yang ingin mendapatkan informasi mengenai sistem di Prodi Akuntansi Umsida. Diantaranya Sistem Keuangan BUMDES, Sistem Keuangan Perusahaan Non Profit, Sistem Pengendalan Intern Perusahaan dan Sistem Keuangan Masjid. Disamping itu, juga memperkenalkan sistem dari PWM Jatim dengan inovasi baru yang bernama Sistem Informasi Akuntansi Sekolah Muhammadiyah (SIASMU).
"Selain memperkenalkan sistem akuntansi, dalam acara Pameran Ekspose Kelitbangan Daerah 2021 ini, kami juga memperkenalkan produk kewirausahaan serta produk hasil KKN Mahasiswa Umsida. Produk kewirausahaan ini berupa masker kain diberi kantong berisi bubuk daun mint sebagai aromaterapi, produk sarung bantal untuk kursi tamu, helm las listrik dan tempat sampah robot. Produk lainnya berupa buku KKN Umsida hasil mahasiswa KKN Umsida sebagai bentuk pengabdian masyarakat," ujar Sekretaris Prodi Akuntansi sekaligus Penyelenggara Stan Prodi Akuntansi, Sarwenda Biduri kepada republikjatim.com, Sabtu (27/03/2021).
Lebih jauh, Sarwenda menjelaskan dalam kegiatan yang bertemakan Gelar Produk Inovasi dan Teknologi ini diharapkan memiliki manfaat. Apalagi, menghadirkan gagasan baru agar kegiatan ini menjadi sebuah sasaran dalam sistem keuangan yang lebih modern.
"Pada sistem baru ini, para pengguna bisa mempermudah dalam mencatat sistem keuangan yang dulunya manual, sekarang bisa diinput secara otomatis," tegasnya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Sementara itu, Sarwenda mengaku sangat antusias mengikuti acara ini. Apalagi, Prodi Akuntansi Umsida bisa terlibat dalam acara besar melibatkan berbagai pihak dan pemangku kepentingan itu. Baginya, dengan adanya acara ini Prodi Akuntasi bisa memperkenalkan sistem akuntansi berbasis modern yang berhasil kembangkan perguruan tinggi.
"Termasuk ada beberapa produk UMKM yang kami pamerkan di stan itu. Kami berarap semoga Prodi Akuntansi Umsida dan kalangan akademisi bisa dilibatkan dalam berbagai kegiatan. Khususnya saat pameran pemerintahan daerah lain agar bisa mengembangkan inovasi lainnya," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi