Sidoarjo (republiljatim.com) - Pemerintah Desa (Pemdes) Gagangkepuhsari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo menggelar musyawarah pembentukan tim Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Tahun 2021-2026 di Pendopo Kerto Rahardjo Kantor Desa setempat, Selasa (23/03/2021) malam. RPJMDes ini memuat visi dan misi Kepala Desa (Kades) sekaligus program yang akan dikerjakan selama memimpin desa dalam waktu 6 tahun kedepan.
Karena itu, dalam penyusunan RPJMDes tidak diperbolehkan dikerjakan pihak ketiga atau dijahitkan ke pihak ketiga. Hal ini agar ada keselarasan visi, misi dan program kerja Kades dengan visi, misi dan program kerja Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo yang tersusun dalam RPJMD Pemkab Sidoarjo.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Apalagi, di era kepemimpinan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) dan Wakil Bupati Sidoarjo Subandi terobosan soal RPJMDes harus berkorelasi atau selaras dengan RPJMD Pemkab Sidoarjo.
"Kami berharap RPJMDes bisa selaras dengan RPJMD yang disusun Bupati Sidoarjo (Gus Muhdlor) dan Wabup (Subandi) untuk pembangunan Sidoarjo," ujar Tim Konsultan Bupati Sidoarjo, Fathikul Faizun kepada republikjatim.com, Selasa (23/03/2021).
Lebih jauh, Fathikul Faizun yang akrab dipanggil Cak Paijo ini menyebutkan salah satu reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik harus bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Karenanya disiapkan sejumlah agenda pelayanan berbasis teknologi informasi. Bahkan, pembangunan infrastruktur juga dalam rangka membuka akses perekonomian dan memperkuat akses sosial.
"Begitu juga dalam meningkatan kualitas pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan. Semua harus selaras antara visi RPJMD tingkat Kabupaten dengan yang ada di desa-desa," imbuhnya.
Paijo berharap rencana dan output (hasil) pembangunan di Sidoarjo bisa menyambung dengan yang ada di desa. Selain itu, diharapkan hasil pembangunan bisa terukur dengan baik.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Kalau tidak selaras kegiatan serta programnya maka tidak bisa menyambung dan tidak bisa diukur dengan baik antara pembangunan di tingkat desa dan tingkat kabupaten," tandasnya.
Dalam acara ini dikuti Pendamping Ahli Kabupaten Sidoarjo Indra, Plt Camat Balongbendo Achmad Farkan Jazuli, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa, Kades Gagangkepuhsari Mustofa dan Timses Bupati Sidaorjo Abut Asrofi. Zak/Waw
Editor : Redaksi