Bupati Ajak Ulama dan Santri Ponpes Ikut Andil Dalam Membangun Ponorogo

republikjatim.com
FKPP - Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko dan Lisdyarita didampingi Kapolres Dan Dandim 0802 Ponorogo bersama para tokoh Ponpes di Pendopo Ponorogo, Selasa (16/03/2021).

Ponorogo (republikjatim.com) - Kendati di tengah pandemi Covid-19 tidak mengendorkan niat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko untuk menciptakan Kota Reog beragama, beradap dan bermartabat. Hal ini dibuktikan Bupati Ponorogo dengan melantik Pengurus Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Ponorogo periode Tahun 2020 sampai Tahun 2025.

Acara dihadiri pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) se Ponorogo dan digelar di Pendopo Agung Ponorogo, Selasa (16/03/2021).

Baca juga: 230 Cakades Ikut Pembekalan, Bupati Subandi Titip Pilkades Damai, Gaji Rp 5 Juta Jangan Terprovokasi Biaya Politik Mahal

"Adanya FKPP ini akan lebih mencipatakan Ponpes di Ponorogo lebih baik dan mampu menyatukan Ponpes yang menyebar di seluruh wilayah kota reog. Penyatuan ini akan mendukung yang menjadi tujuan Pemkab Ponorogo dalam menciptakan masyarakat Ponorogo yang islami dan berkarakter," ujar Sugiri Sancoko.

Karena iitu lanjut Sugiri FKPP harus mampu menciptakan Ponorogo yang agamis dan berkarakter serta memiliki sumbangsih dalam pembangunan di Ponorogo. Bagi Sugiri, FKPP bakal membuat Pemkab, Kapolres dan Dandim Ponorogo tidak terlalu khawatir. Bahkan menghilangkan rasa kecemasan terkait isu-isu radikal.

Baca juga: Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Tolak Pembelaan Sugiri, Sidang Korupsi Proyek di RSUD Ponorogo Dilanjut Pembuktian

"Kami ingin pesantren sebagai penggembleng generasi muda. Melalui FKPP kami harap generasi penerus beraklakhul karimah, mampu bangkit dan bertahan hidup dengan menyerukan kebaikan kepada umat. Kami juga menunggu masukan FKPP sebelum membahas RPJMD bersama dewan. Karena pesantren harus ikut andil dalam pembangunan Ponorogo," tegasnya. S

Ketua FKPP Ponorogo, Bambang Sudarsono mengaku bersyukur FKPP bisa menyatukan pondok pesantren. Baginya, pandangan masyarakat harus menilai pesantren sebagai wadah pendidikan berkarakter yang banyak diminati masyarakat.

Baca juga: Adu Argumen di Tipikor Surabaya, Jaksa KPK Tolak Eksepsi Bupati Nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko

"Saat ini Ponorogo memilik 101 Ponpes yang aktif dan memiliki 40.000 santri yang terdaftar di Kemenag. Untuk Ponorogo kota yang tidak terlalu besar jumlah ini sudah luar biasa. Ini tidak lepas dari peran ulama Ponorogo membangun Kota Reog lewat pesantren," tandasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru