Sungai Sekitar Pendopo Sidoarjo Ditebari 1.000 Ikan, Boleh Dipancing Syaratnya Punguti Sampah

republikjatim.com
TEBAR - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono didampingi Kepala Dinas Perikanan Pemkab Sidoarjo, M Bachruni Aryawan menebar 1.000 ikan mujair nila di sungai sekitar Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Jumat (22/01/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono didampingi Kepala Dinas Perikanan, M Bachruni Aryawan menebar 1.000 ikan mujair nila di sungau sekitar Pendopo Delta Wibawa, Jumat (22/01/2021). Upaya ini, untuk mengedukasi masyarakat agar ikut menjaga kebersihan selokan dari sampah.

"Nanti masyarakat diperbolehkan memancing. Tapi, syaratnya harus mengambil (memunguti) sampah di sekitarnya terlebih dulu," ujar Hudiyono usai menebar ikan.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Cak Hud sapaan Hudiyono menyebutkan gerakan ini Jogo Kali. Asalannya, salah satu penyebab utama banjir di Sidoarjo adalah kurang pedulinya warga dalam menjaga kebersihan sungai (kali).

"Ke depan Dinas Perikanan Pemkab Sidoarjo akan menambah sejumlah tempat yang akan diisi ikan dan masyarakat boleh memancing asalkan mau membersihkan sampah. Ini gerakan edukasi. Kalau sebelumnya ada Jogo Taman kali ini mulai gerakan Jogo Kali," imbuhnya.

Bagi Cak Hud selama ini, melihat banyaknya sampah rumah tangga yang dibuang ke kali. Hal ini menyebabkan aliran sungai menjadi buntu hingga airnya meluap ke rumah warga dan pemukiman padat penduduk.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Karena itu, kali yang kotor ini dibersihkan. Kemudian diberi ikan. Nanti warga bisa memancing disini (sungai sekitar pendopo," tegasnya.

Untuk menjaga kebersihan sungai, kata Cak Hud jika hanya mengandalkan pemerintah tidak akan mampu. Oleh karena itu, harus ada gerakan edukasi bersama antara pemerintah daerah dan warga.

"Warga dipersilahkan memancing ikan disini (kali samping pendopo). Tapi harus membersihkan sampah di sungai. Mancingnya gratis dijaga Satpol PP. Anak-anak juga boleh memberi makan ikan, tapi harus menerapkan protokol kesehatan 3M," pintahnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sementara Kepala Dinas Perikanan, M Bachruni Aryawan berencana akan memperbanyak titik-titik sungai yang ditaburi ikan. Rencananya, bukan hanya di kota saja. Akan tetapi juga di tempat lainnya.

"Kami akan perbanyak lagi pemanfaatan kali seperti arahan Pj Bupati. Kalau sungai dimanfaatkan untuk tempat memancing harapannya jadi bersih. Bahkan di setiap kecamatan akan dibuatkan contoh kali yang bisa multifungsi sebagai tempat mancing masyarakat," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru