Hari Pertama Penerapan PPKM di Sidoarjo Dibarengi Operasi Yustisi Serentak

republikjatim.com
OPERASI - Operasi Yustisi serentak bakal digelar di Sidoarjo Senin (11/01/ 2021) bersamaan penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Operasi Yustisi Serentak bakal di Sidoarjo mulai Senin (11/01/2021) besok. Rencana aksi serentak ini mulai dari tingkat kabupaten yang dipusatkan di Alun-Alun Sidoarjo sampai tingkat kecamatan.

TNI-Polri bersama Satpol PP bakal mengerahkan ratusan personil dalam operasi yustisi serentak untuk mengawali diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlangsung selama 14 hari mulai tanggal 11-25 Januari 2021 itu.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono mengatakan kegiatan operasi yustisi skala besar ini untuk mengawali penerapan PPKM sekaligus sosialisasi kepada masyarakat.

"Hari Senin akan kita lakukan operasi yustisi serentak sekaligus untuk sosialisasi PPKM kepada masyarakat," ujarnya, Sabtu (09/01/2021) malam.

Semntara Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji menilai senjata paling ampuh menekan penyebaran Covid-19 dengan melakukan operasi yustisi. Menurutnya, dengan masifnya operasi yustisi tingkat kedisiplinan warga bakal meningkat.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Selama kami melaksanakan operasi yustisi hasilnya jelas. Yakni banyak masyarakat yang akhirnya patuh Protokol Kesehatan (Prokes)," ungkapnya.

Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf M Iswan Nusi mendukung diberlakukannya operasi yustisi serentak itu.

"Karena untuk menegakkan Prokes harus ada penekanan," tegasnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sedangkan Kepala Satpol PP Pemkab Sidoarjo, Widiantoro menegaskan operasi yustisi bukan hanya di tingkat kabupaten saja, tetapi sampai pada tingkat kecamatan.

"Semua personel bakal dikerahkan untuk menekan angka penyebaran Covid-19," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru