Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 173 desa di Sidoarjo melaksanakan Pilkades serentak. Salah satunya desa yang menjadi tempat tinggal Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin pun menggelar Pilkades. Hudiyono bersama istrinya memanfaatkan hak pilihnya untuk mencoblos di TPS 01 dari 18 TPS di Desa Kalitengah.
Pelaksanaan pilkades serentak di Sidoarjo selain menerapkan protokol kesehatan dengan ketat juga ada pembatasan setiap TPS maksimal 500 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Ini sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 141/5483/BPD tertanggal 10 Desember 2020.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Usai mencoblos, Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono mengatakan pelaksanaan Pilkades di Sidoarjo menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan penularan Covid-19. Teknis pelaksanaannya seperti yang diterapkan pada pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo. Dari mewajibkan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun sebelum masuk TPS, pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermogun serta pemberian sarung tanggan plastik. Setelah itu pemilih diberikan surat suara untuk dapat mencoblos. Petugas pemungutan suara sebelumnya dirapid test .
"Ada 1.384 TPS pada pelaksanaan Pilkades tahun ini. Jumlah ini disesuaikan jumlah pemilih yang mengharuskan per TPS tidak lebih dari 500 pemilih. Hal ini sesuai Permendagri tentang Pilkades. Pembatasan jumlah pemilih di setiap TPS untuk menghindari kerumunan. Kami pastikan Sidoarjo memenuhi kriteria satu TPS tidak lebih dari 500 pemilih," ujarnya.
Pj Bupati yang akrab dipangggil Cak Hud melihat SDM petugas TPS cukup cekatan. Terbukti dari waktu kedatangannya ke TPS sampai selesai mencoblos hanya beberapa menit. Hal ini membuktikan petugas TPS paham betul teknis pelaksanaan Pilkades.
"Kami yakin petugas TPS kali ini pernah menjadi petugas yang sama seperti saat ini. Saya melihat dari sisi SDM sudah bagus karena rata-rata teman-teman petugas TPS ini pernah menangani Pilkada maupun Pilkades," imbuhnya.
Cak Hud berharap Kades terpilih nanti dapat memiliki konsep pendekatan pelayanan ke masyarakat. Menurutnya kuncinya paham kebijakan, pemerintahan serta manajemen tata kelola pembangunan di Sidoarjo. Dirinya melihat kualitas SDM Calon Kades saat ini sangat bagus. Terbukti 50 persen calon Kades yang ikut lulusan SMA sampai sarjana.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Konsep pelayanan yang baik itu melakukan pendekatan pelayanan ke masyarakat," tandasnya.
Sementara di TPS 01 tempat Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono mencoblos terdapat 499 jumlah pemilih. Rinciannya laki-laki 231 orang dan perempuan 268 orang. Hel/Waw
Editor : Redaksi