Puluhan Polisi Ponorogo Diajari Merawat Jenazah Hingga Pemakaman

republikjatim.com
SIMULASI - Semua peserta pelatihan dengan runtut mengikuti pelatihan merawat jenazah di masjid Polres Ponorogo, Kamis (17/12/2020).

Ponorogo (republikjatim.com) - Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis membuka Pelatihan Tata Cara Merawat Jenazah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan di Masjid Uswatun Hasannah, Polres Ponorogo, Kamis (17/12/2020). Kegiatan pelatihan merawat jenazah ini diikuti anggota polres dan jajaran masing-masing polsek dihadirkan 3 personil.

Turut hadir dalam kegiatan diantaranya Kabagsumda Kompol Bahrun Nasikin, Kasat Intel AKP Suwito, Kasat Lantas AKP Indra Budi Wibowo , Kasat Binmas AKP Bambang Rulijanto dan Kasubbagminpers Iptu Agus Wiyanto.

Baca juga: Kafe Jaka Sambung di Lereng Kota Batu Tawarkan Spot Wisata Alternatif Baru Bagi Wisatawan di Jatim

Dalam pelatihan ini Polres Ponorogo menghadirkan Pembimbing Pelatihan Ustadz Nur Solikhin dari Ngunut Babadan Ponorogo.

Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat. Khususnya bagi Bhabinkamtibmas yang memang bertugas terjun langsung ke masyarakat atau desa-desa di wilayah hukumnya.

"Pelatihan ini agar diikuti dengan sungguh-sungguh agar dapat berguna di lingkungan rumah maupun warga Desa Binaan Bhabinkamtibmas. Kalau sewaktu-waktu ada masyarakat atau keluarga yang meninggal mengerti tata cara merawat jenazah yang benar sesuai Syariah Islam," ujar Azis.

Baca juga: Sugiri Sancoko dan Tiga Rekannya Ditahan KPK, Lisdyarita Jabat Plt Bupati Ponorogo

Kegiatan ini, kata Azis sangat mengingatkan kepada anggota semua dan dirinya kematian itu pasti ada, tidak mengenal waktu, pangkat dan jabatan.

"Dengan itu mari kita saling berbuat kebaikan. Karena sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi sesama," tegasnya.

Baca juga: Dikenal Santun dan Supel, Ini Sosok Elly Widodo Adik Bupati Ponorogo yang Ikut Terjaring dalam OTT KPK

Sementara kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Tata Cara Merawat Jenazah oleh Pengasuh Ponpes Miftakhul Hidayat Ustadz Kyai Muhammad Nur Solikhin. Peserta pelatihan harus mengikuti semua materi yang meliputi cara menuntun/membimbing orang yang akan meninggal, cara memandikan jenazah, mengkafani, mensholatkan hingga memakamkan jenazah.

"Itu sesuai Syariah Islam," pungkasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru