Driver Ojek Online Dianiaya Pengemudi Bentor di Ngawi, Motor Ikut Dirusak

republikjatim.com
Driver ojek online saat divisum di RSUD Soeroto Ngawi karena mengalami luka akibat penganiayaan yang diduga dilakukan pengemudi bentor

NGAWI (republikjatim.com) - Seorang driver ojek online mendapat perlakuan anarkis saat mengambil orderan penumpang di jalan soekarno hatta, atau di barat terminal cargo Ngawi.

 

Aksi penganiayaan dan perusakan itu menimpa driver Mohamad Parly 27 tahun warga Geneng Ngawi. Semula korban mendapat order dari penumpang melalui aplikasi Grab di handphone miliknya, dengan titik jemput di terminal lama.

 

"Saya kan dapat penumpang di terminal lama, udah saya suruh bergeser keluar zona merah yaitu di barat terminal cargo tau tau saya datang tukang becak motor langsung menabrak motor saya dan memukuli motor saya pakai benda tumpul, sempat saya tangkis kena lengan saya hingga berdarah" terang Mohamad Parly driver ojol saat diwawancarai wartawan.

 

Setelah melakukan penganiayaan, lanjutnya, pengemudi becak motor langsung meninggalkan lokasi sambil mengancam.

 

"Pengemudi bentor itu sempat ngancam, kalo masih ambil penumpang disini motor saya akan dibakar" tambahnya.

 

Mendapat perlakuan anarkis hingga mengakibatkan lengannya terluka dan motornya rusak, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ngawi. Oleh polisi, korban dibawa ke rumah sakit umum dokter soeroto ngawi untuk dilakukan visum.

 

Dugaan sementara, aksi penganiayaan dan perusakan itu dipicu pengemudi bentor yang tak terima driver online mengambil penumpang di lokasi tersebut. Kasus penganiayaan itu kini ditangani unit satreskrim polres ngawi untuk penyelidikan lebih lanjut.(Andik)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru