Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim penyidik Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo, akhirnya turun tangan dalam menyelidiki kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan MN (20) terhadap kekasihnya YN (19) di salah satu konter di Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Penyidikan ini, untuk memastikan penyebab utama pemuda itu menghajar kekasihnya dengan cara dipukul, ditendang, dijambak hingga diinjak-injak itu.
Apalagi, kasus penganiayaan yang menyebabkan korban tergolek lemah ini terekam Closed Circuit Television (CCTV). Bahkan kejadian itu kini sudah menjadi viral di sejumlah grup di Media Sosial (Medsos).
"Kasusnya sudah kami tangani. Saat ini, kami sudah memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kejadian itu," terang Kasat Reskrim, Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris kepada republikjatim.com, Rabu (13/02/2019).
Dalam rekaman CCTV itu, kata Harris terdapat video berdurasi 02:07 menit itu. Aksi cowok itu beberapa kali laki-melayangkan bogem mentah ke wajah perempuan yang duduk di lantai itu. Selain itu, cowok ini juga menarik (menjambak) rambut korban hingga terjatuh ke lantai hingga kemudian dipukuli, ditendang dan diinjak-injak. Namun korban (cewek) justru pasrah.
"Para saksi yang sudah kami periksa termasuk teman-teman korban serta pemilik konter sekaligus pemilik CCTV sudah kami periksa hari ini," imbuhnya.
Selain itu, kata Harris tim penyidik Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo juga sudah mendapatkan bukti visum korban. Visumnya ada sejumlah luka di tubuh korban yang diduga karena dianiaya. Bahkan saat ini, polisi juga sudah mengantongi identitas pelaku penganiayaan itu.
"Tapi pelakunya masih kami cari sekarang. Pemicu penganiayaan itu karena pelaku cemburu seusai membaca chating (percakapan) di HP korban," tegasnya.
Oleh karena itu, Harris meminta agar semua pihak bersabar. Saat ini polisi masih mengejar pelaku penganiayaan itu.
"Mudah-mudahan pelakunya segera sadar dan menyerahkan diri. Karena kasus penganiyaan ini menjadi perhatian," tandasnya. Waw
Editor : Redaksi