Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinamika politik internal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo kian menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran). Untuk menjaring kader-kader militan terbaik dari akar rumput, partai berlambang banteng moncong putih ini menggelar agenda penjaringan Calon Ketua Ranting secara serentak di Wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) I, yang meliputi Kecamatan Sidoarjo, Buduran dan Kecamatan Sedati. Kegiatan penjaringan Bakal Calon Ketua Ranting itu digelar di BUMDes Among Tani Desa Lebo, Kecamatan Sidoarjo, Jumat (10/07/2026) malam.
"Kegiatan penjaringan ini, diambil untuk memastikan proses regenerasi kepemimpinan partai berjalan demokratis, sehat dan transparan," ujar
Wakil Ketua (Waka) Bidang Keanggotaan, Organisasi dan Sumber Daya, DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, H Choirul Hidayat SH kepada republikjatim.com seusai penjaringan.
Baca juga: Jaga Nama Baik, Jangan Asal Hapus Berita Jurnalistik di Platform Digital Bisa Kebiri Kebebasan Pers
Lebih jauh, politisi senior PDI Perjuangan Sidoarjo ini menjelaskan dalam penjaringan kali ini, untuk menjaga iklim kompetisi yang sehat dan memastikan banyak pilihan kader berkualitas, DPC PDI Perjuangan Sidoarjo menetapkan syarat mutlak dalam proses penjaringan ini. Di setiap ranting (tingkat desa/kelurahan), minimal harus muncul 5 nama bakal calon ketua.
"Kuota minimal 5 calon ini, menjadi instrumen penting untuk melihat sejauh mana dinamika dan antusiasme kader di tingkat bawah berjalan. Karena kami ingin memastikan proses ini tidak mandek dan tidak ada istilah 'calon tunggal' yang mengarah pada aklamasi tanpa kompetisi gagasan. Dengan minimal 5 calon di setiap ranting di Sidoarjo, Buduran maupun di Sedati, kita membuka ruang selebar-lebarnya bagi kader-kader potensial. Baik kader senior maupun tokoh muda, untuk unjuk gigi dan mengabdi kepada partai," ungkap pria yang akrab disapa Cak Dayat ini.
Bagi politisi gaek asal Desa Lebo ini, penjaringan calon ketua di Dapil I ini menjadi salah satu titik perhatian utama. Alasannya, karena memiliki karakteristik wilayah yang sangat strategis. Diantaranya di Kecamatan Sidoarjo sebagai pusat kota dan wilayah urban. Maka, memerlukan sosok pemimpin ranting yang adaptif dengan isu-isu masyarakat perkotaan dan mampu merangkul kaum milenial serta Gen Z. Kemudian di Kecamatan Buduran. Wilayah yang kental dengan kawasan industri dan pemukiman padat. Maka, menuntut calon ketua ranting yang punya kedekatan kuat dengan kaum buruh dan masyarakat pekerja.
"Sedangkan di Kecamatan Sedati merupakan masuk wilayah pesisir dan penyangga bandara yang dinamis. Maka, dibutuhkan figur yang mampu mengakar kuat di kalangan nelayan, petani sekaligus pelaku usaha lokal," tegas Choirul Hidayat.
Proses seleksi dari 5 nama minimal di tiap ranting ini tidak akan dilepas begitu saja. Melainkan melalui beberapa tahapan berbasis penilaian kompetensi dan loyalitas. Diantaranya
1. Pendaftaran dan Usulan Akar Rumput Tahap Awal. Yakni kader di tingkat anak ranting (RW) atau tokoh masyarakat mendaftarkan diri atau diusulkan hingga terkumpul minimal 5 nama bakal calon di tiap desa/kelurahan.
2.Verifikasi Berkas dan Administrasi Tahap DPC. Yakni DPC PDI Perjuangan Sidoarjo melakukan pemeriksaan rekam jejak, KTA (Kartu Tanda Anggota) serta pemenuhan syarat administratif lainnya dari seluruh bakal calon.
3. Fit and Proper Test. Pada tahap ini, uji kelayakan para calon akan diuji mengenai pemahaman ideologi Pancasila, AD/ART partai serta visi-misi mereka dalam membesarkan partai di wilayah masing-masing.
4. Penyaringan Menjadi 3 Nama Rekomendasi DPC. Dari minimal 5 calon yang mendaftar, DPC akan menyaring dan mengerucutkan hasilnya menjadi 3 nama terbaik untuk dibawa ke forum Musyawarah Ranting (Musran) untuk dipilih menjadi Ketua Ranting definitif.
Baca juga: Gandeng Raksasa Siber Korsel, Pemkab Sidoarjo Siap Tangkal Serangan Ransomware hingga Kebocoran Data
"Harapan kami ke depan, setelah mendapatkan calon ketua ranting yang mampu menjaring massa riil di lapangan, target kami bisa mengembalikan 2 kursi PDI Perjuangan dari Dapil I. Karena di Pileg 2019 mendapatkan dua kursi di Pileg 2024 kemarin hanya mendapatkan satu kursi atau saya sendiri," jelas Choirul Hidayat yang juga menjabat Ketua Komisi C Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Sidoarjo ini.
Sementara usai pembukaan penjaringan bakal calon ketua ranting kali ini, dipastikan pendaftaran di tiga kecamatan itu bakal tampak ramai para kader yang ingin menyetorkan berkas pencalonannya. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme kader yang menghadiri kegiatan penjaringan malam ini sekitar 250 sampai 300 kader menghadiri acara penjaringan itu.
"Kami optimis setelah kegiatan penjaringan ini, semakin banyak figur yang muncul. Itu menunjukkan mesin partai PDI Perjuangan di Dapil I Sidoarjo tetap solid, hidup dan siap menyongsong agenda-agenda politik ke depan dengan formasi kepemimpinan yang lebih segar lagi," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi