Prapanca Biru Mahasurya PS

Wisuda ke 31 SMP - MA Bilingual Al Amanah Junwangi Cetak Generasi Unggul, Rektor UINSA Bakar Semangat Hadapi Medsos

republikjatim.com
WISUDA - Suasana khidmat, haru sekaligus bangga menyelimuti civitas Pesantren Modern Al Amanah Junwangi saat Wisuda ke 31 siswa dan siswi SMP Bilingual Terpadu 1 dan 2 dan MA Bilingual di GOR Sidoarjo, Selasa (09/06/2026).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana khidmat, haru sekaligus bangga menyelimuti civitas Pesantren Modern Al-Amanah Junwangi, Krian, Sidoarjo di GOR Sidoarjo, Selasa (09/06/2026). Lembaga pendidikan berbasis pesantren dan bilingual terkemuka ini sukses menggelar hajatan besar. Yakni Wisuda ke 31 untuk siswa dan siswi SMP Bilingual Terpadu 1 dan 2, sekaligus Wisuda Siswa dan Siswi MA Bilingual Al-Amanah, Junwangi, Krian.

​Acara yang berlangsung meriah ini menjadi tonggak sejarah baru bagi pesantren, mengingat seluruh wisudawan dan wisudawati dari jenjang sekolah menengah pertama hingga atas dinyatakan lulus 100 persen. Keberhasilan ini menegaskan konsistensi Al-Amanah dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cakap dalam ilmu agama dan bahasa, tetapi juga matang secara akademik. ​Prosesi wisuda ini menjadi buah dari ekosistem pendidikan terintegrasi yang dibangun oleh Yayasan Al Amanah.

Baca juga: Sengkarut Data SPMB Sidoarjo 2026, Misteri 992 Kursi Hilang, Pengamat Endus Celah Lebar Lewat 'Jalur Belakang'

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Al Amanah, Ustadz Muhammad Ulil Albab menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas capaian Tahun 2026 ini. Ustadz yang akrab disapa Gus Ulil ini menekankan keberhasilan para wisudawan tingkat SMP dan MA tidak lepas dari fondasi kuat yang ditanamkan sejak jenjang pendidikan paling bawah di bawah naungan yayasan, yaitu TK Kupu-Kupu dan SD Antawirya.

​"Kelulusan 100 persen ini, bukti kerja keras seluruh elemen. Mulai dari bimbingan awal di TK Kupu-Kupu, penanaman karakter di SD Antawirya, hingga pematangan bahasa dan sains di SMP Bilingual Terpadu 1 dan 2 serta MA Bilingual," ujar Muhammad Ulil Albab di hadapan para wali murid dan tamu undangan.

​Sebagai figur sentral, Pengasuh Pesantren Modern Al Amanah Junwangi, KH Nurkholis Misbah memberikan wejangan yang sangat menyentuh hati para wisudawan. KH Nurkholis Misbah mengingatkan kelulusan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan gerbang awal untuk menghadapi tantangan zaman yang sesungguhnya.

​"Ilmu tanpa karakter dan akhlak yang mulia akan kehilangan berkahnya. Jadilah representasi santri Al Amanah di manapun kalian berada yang cerdas secara intelektual, fasih berbahasa internasional tapi tetap tunduk dan patuh pada nilai-nilai pesantren," pesan KH Nur Cholis Misbah dengan penuh keteduhan.

Baca juga: Kondisi Psikis Korban Terguncang Nyaris Bunuh Diri, Pengacara Desak Polresta Tuntaskan Kasus Pencabulan Gadis 17 Tahun

Sementara di acara wisuda ke 31 ini semakin berbobot dengan kehadiran Prof Ahmad Muzakki yang tak lain adalah Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, yang bertindak sebagai narasumber sekaligus motivator utama.

​Dalam orasi ilmiahnya yang komunikatif dan membakar semangat, Prof Ahmad Muzakki membedah tantangan dunia digital dan globalisasi yang akan dihadapi oleh para lulusan gen Z dan Alfa saat ini. Diantaranya pentingnya Global Mindset. Yakni memuji sistem bilingual (dua bahasa) yang diterapkan di Al-Amanah sebagai modal krusial untuk bersaing di kancah internasional.

"​Keseimbangan otak dan hati sebagai lulusan pesantren memiliki keunggulan kompetitif karena tidak hanya dibekali hard skills, tetapi juga benteng spiritual yang kuat dalam menghadapi globalisasi, digitalisasi dan dunia Media Sosial (Medsos)," tegasnya.

Baca juga: Krisis Kepemimpinan Bayangi OPD, Dewan Desak BKD Sidoarjo Segera Isi Ratusan Jabatan Kosong dari Kadis hingga Kasek

Selain itu, Prof Muzakki memotivasi para lulusan MA Bilingual untuk tidak ragu menggantungkan cita-cita setinggi langit dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik, baik di dalam maupun luar negeri.

"Ikuti semua prosesnya, jangan mudah cengeng, kuatkan hati dan penuhi dengan keikhlasan agar semua cita-cita kalian bisa diraih. Jangan takut soal masa depan," tandasnya.

Sementara prosesi yang penuh haru ini, ditutup dengan prosesi pengukuhan kelulusan. Usai dinyatakan lulus para siswa dan siswi menggunakan Samir wisuda dan maju ke panggung untuk foto bersama. Usai foto bersama, isak tangis haru bahagia pecah saat sesi sungkeman dan persembahan lagu dari para wisudawan kepada orang tua mereka, sebagai bentuk terima kasih atas pengorbanan dan doa yang tiada henti.

​Dengan kelulusan mutlak 100 persen dan bekal motivasi luar biasa dari para tokoh, alumni angkatan ke 31 SMP dan MA Bilingual Pesantren Al-Amanah Junwangi siap melangkah mantap menjadi pemimpin masa depan yang berwawasan global dan berakhlaqul karimah. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru