Ketua YJI Sidoarjo Ajak Galakkan Senam Jaga Jantung Sehat Bagi Kalangan Perempuan dan Lansia

republikjatim.com
SENAM - Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Sidoarjo dr Sriatun Subandi memimpin Pelatihan Senam Jantung Sehat ke V (SJS V) bagi instruktur senam jantung sehat se-Kabupaten Sidoarjo, Selasa (05/05/2026).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Sidoarjo menyelenggarakan Pelatihan Senam Jantung Sehat ke V (SJS V) bagi instruktur senam jantung sehat se-Kabupaten Sidoarjo, Selasa  (05/05/2026). Kegiatan itu, dipusatkan di ruang Delta Graha Lantai 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo.

Acara ini dihadiri 140 peserta yang menjadi perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Acara itu, dibuka secara langsung Ketua YJI Sidoarjo, dr Sriatun Subandi.

Baca juga: Pesannya Jaga Kesehatan dan Doakan Sidoarjo, 1.239 CJH Diberangkatkan Wabup Mimik Idayana dari Pendopo

"Kesehatan jantung menjadi aspek krusial dalam menjaga kualitas hidup.  Terutama, di tengah gaya hidup modern yang serba instan. Kurangnya aktivitas fisik seringkali menjadi pemicu berbagai penyakit. Khususnya, penyakit jantung. Karena itu, melalui pelatihan senam jantung ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat dan aktif," ujar Sriatun Subandi.

Selain itu, Sriatun menambahkan banyaknya makanan cepat saji dan mengandung pengawet yang beredar di supermarket. Hal itu, berpotensi merusak tubuh jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik seperti senam.

"Selain itu, keterbatasan gerak anak-anak zaman sekarang yang disibukkan dengan gawai mengakibatkan kurangnya aktivitas fisik yang dapat memicu obesitas dan berujung pada penyakit jantung," ungkapnya.

Baca juga: BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

Karena itu, kegiatan semacam ini diharapkan dapat mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui senam jantung. Senam jantung sehat bukan hanya sekadar olahraga saja. Akan tetapi, juga menjadi upaya preventif yang sederhana dan dapat dilakukan oleh semua kalangan usia.

"Dengan rutin melaksanakan senam ini, kebugaran tubuh dapat terjaga, fungsi jantung diperkuat serta kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan dapat meningkat. Pelatihan ini, tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat dan bugar saja. Akan tetapi, juga memberikan edukasi mengenai pengaturan pola makan serta mempersiapkan generasi mendatang agar terhindar dari penyakit jantung bawaan sejak dalam kandungan," tandasnya.

Baca juga: Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

Sriatun juga berharap agar para peserta pelatihan senam jantung dapat 
mensosialisasikan dan menggalakkan senam jantung kepada masyarakat. Yakni dimulai dari tingkat RT hingga desa sebagai upaya pencegahan penyakit jantung.

"Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing. Termasuk, mendorong keluarga dan masyarakat sekitar untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat melalui aktivitas fisik yang teratur," paparnya.

Selain mempersiapkan instruktur senam jantung, pelatihan ini juga akan menyeleksi beberapa peserta untuk diikutsertakan dalam kejuaraan Porprov yang akan datang. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru