Sidoarjo (republikjatim.com) - Menyambut momentum bersejarah hampir empat dekade pengabdian di dunia pendidikan Islam, Yayasan Al Muslim Jawa Timur secara resmi menyelenggarakan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Milad ke 39. Mengusung tema Faith in Action, Inspiring Generation.
Acara ini dilangsungkan Minggu (03/05/2026), bertempat di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Ribuan jamaah dari berbagai penjuru Jawa Timur (Jatim) hadir dengan penuh antusiasme. Perjalanan 39 tahun Yayasan Al Muslim Jawa Timur ini, merupakan bukti nyata komitmen yang tak pernah padam dalam mendidik, membina dan mencetak generasi Muslim yang unggul, berakhlak karimah, serta siap menjadi khalifatullah fil rahmatan lil alamin.
Baca juga: BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026
Rangkaian acara berlangsung tertib dan penuh khidmat sejak pagi hari. Diawali dengan registrasi jamaah pada pukul 06.50 WIB, suasana Masjid Nasional Al Akbar Surabaya perlahan dipenuhi jamaah yang terus berdatangan. Lantunan nada Islami mengisi ruang sebagai pra acara oleh Anisa dan Velona, siswi SMA Al Muslim. Tepat pukul 07.45 WIB, dilanjutkan dengan pembukaan MC oleh Nabila, siswi SMP Al Muslim dan Aulia siswi SMA Al Muslim.
Ketua Bidang Non-Pendidikan Yayasan Al Muslim Jawa Timur, Ustadz Ahmad Fadil Awaludin mengatakan menghangatkan suasana sebelum acara inti dimulai. Menurutnya, rasa syukur yang mendalam atas perjalanan panjang lembaga ini.
"Alhamdulillah, 39 tahun bukan perjalanan yang mudah. Setiap tahun kami melewati ujian, tantangan dan keberhasilan yang semakin menguatkan kami. Angka ini, bukti nyata komitmen untuk mencetak generasi Muslim yang khalifatullah fil ardh tidak pernah padam," ujar Ahmad Fadil Awaludin di hadapan ribuan jamaah.
Selain itu, Fadil menjelaskan pendidikan Islam yang dibangun selama hampir empat dekade ini, harus terus melahirkan generasi yang tidak hanya beriman saja.
"Akan tetapi, juga aktif berkontribusi dan mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya," pintanya.
Acara puncak diisi dengan tausiyah pendakwah nasional, Ustadz Drs Wijayanto MA. Dalam tausiyahnya bertema Inspiring Generation, Wijayanto mengajak jamaah memaknai iman sebagai gerakan nyata melalui hijrah perubahan menuju keadaan yang lebih baik.
"Generasi yang menginspirasi, lahir dari lima gerakan Qur'ani: At-Taghayyur (berubah), Al-Intibah (bangkit), Asyifa' (menyembuhkan diri dari dosa), At-Tartiib (menata kehidupan) dan Al-Amalu (membangun harapan baru)," katanya.
Wijayanto kemudian menegaskan hijrah sejati bukanlah sekadar perpindahan tempat saja. Melainkan Hijrah Maknawiyah, perubahan pada keyakinan, pikiran, perasaan dan perilaku yang harus dilandasi niat tulus karena Allah SWT. Semangat (hamasah) dalam beramal pun harus berdiri di atas tiga pilar yakni Lillah, Billah dan Fillah, ikhlas karena Allah, memohon pertolongan-Nya dan senantiasa sesuai syariat-Nya.
"Jangan tunda kebaikan. Kerjakan apa yang kamu tulis dan tulislah apa yang akan kamu kerjakan," tegasnya.
Usai tausiyah, sesi tanya jawab berlangsung dan dipandu moderator acara, Rizqiani Putri.
"Acara ini bukan sekadar perayaan saja, akan tetapi pengingat bagi kita semua iman harus berbuah tindakan nyata," ungkapnya saat menutup sesi tanya jawab.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, sesi foto dan pembagian door prize yang disambut meriah jamaah. Sebelum akhirnya acara secara resmi ditutup oleh MC.
Sementara Ketua Pelaksana Milad ke 39 Yayasan Al Muslim, Nufus Farichah menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara yang penuh makna ini. Baginya, Milad ke 39 menjadi momentum bagi semua untuk terus bergerak, berkontribusi dan menginspirasi sesama.
"Tabligh Akbar ini menjadi bukti nyata selama 39 tahun, Yayasan Al Muslim Jawa Timur tidak hanya bergerak dalam dunia pendidikan Islam saja. Akan tetapi, juga terus menyalakan semangat dakwah di tengah masyarakat luas," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi