Halal Bihalal Bersama Ratusan Insan Media, PT Tjiwi Kimia Tegaskan Jaga Komitmen Ramah Lingkungan Sejak Berdiri

republikjatim.com
HALAL BIHALAL - Public Affair and License Manager Tjiwi Kimia Beny Haryawan memimpin acara Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H dengan ratusan Insan Media, di Gedung Serba Guna PT Tjiwi Kimia Desa Kramat Temenggung, Tarik, Sidoarjo, Kamis (02/04/2026).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bagi PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, untuk mengubah limbah menjadi komoditas bernilai tinggi bukanlah hal baru. Semangat mengolah sampah menjadi emas, bahkan telah menjadi bagian dari perjalanan panjang perusahaan sejak berdiri di era 1970-an.

Hal itu, disampaikan Public Affair and License Manager Tjiwi Kimia, Beny Haryawan dalam acara Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H/2026 M dengan ratusan Insan Media, di Gedung Serba Guna Tjiwi Kimia, Jl Raya Surabaya-Mojokerto KM 44 Desa Kramat Temenggung, Tarik, Sidoarjo, Kamis (02/04/2026).

Halal Bihalal ini, diikuti ratusan insan media di Sidoarjo dan Mojokerto. Insan media itu, tergabung di sejumlah organisasi profesi kewartawanan. Diantaranya PWI Sidoarjo dan Mojokerto, IJTI Sidoarjo dan Mojokerto serta Forwas.

Baca juga: Jelang Muscab, PKB Sidoarjo Targetkan Figur Ketua Baru Loyalis, Tegak Lurus Partai, Jujur dan Berintegritas Tinggi

‎Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar media saja. Akan tetapi, juga sebagai upaya mempererat sinergi dan membangun komunikasi yang lebih kuat antara perusahaan dan insan pers. Suasana semakin meriah dengan adanya undian berhadiah bagi para insan media yang hadir dalam acara itu.



‎Public Affair and License Manager Tjiwi Kimia, Beny Haryawan mengatakan potensi ekonomi dari limbah sudah lama dilihat perusahaannya. Bahkan, jauh sebelum tren digital berkembang pesat, pemanfaatan barang bekas telah menjadi bagian dari inovasi di perusahaan kertas terbesar di Asia Tenggara ini.

"Sebelum berkembang dunia digital atau sekitar tahun 2005 sampai 2007an, kami sudah pernah membuat platform www.barangbekasjadimas.com. Saat itu, belum banyak yang melirik, tetapi potensinya sudah terlihat jelas nilai ekonomisnya," ujar Beny Haryawan di sela acara Halal Bihalal.

‎Sejarah mencatat, lanjut Beny sejak PT Tjiwi Kimia Tbk berdiri pada Tahun 1972 silam sudah memulai operasionalnya sebagai industri kimia pada Tahun 1974. Kemudian, memproduksi bahan seperti soda flake untuk kebutuhan penjernihan air. 

"Nah sekitar dua tahun kemudian, perusahaan ini mulai merambah industri kertas dengan pendekatan yang terbilang visioner. Yakni memanfaatkan limbah pertanian. Yakni ampas tebu (bagasse) menjadi bahan baku utama yang dipadukan dengan pulp dan kertas bekas untuk menghasilkan kertas putih berkualitas yang dibutuhkan semua instansi di dunia kalah itu," ungkapnya.

Praktik ini, kata Beny bahkan berjalan hingga era 1980-an melalui kerja sama dengan berbagai Pabrik Gula (PG).
‎‎Namun, dinamika industri memaksa perusahaan beradaptasi. Sejak 1982, PT Tjiwi Kimia Tbk, beralih sepenuhnya menggunakan pulp. Hal ini, akibat menurunnya pasokan ampas tebu serta meningkatnya kapasitas produksi mesin yang tidak lagi sebanding dengan ketersediaan bahan baku limbah pertanian.

‎"Jadi kalau berbicara soal pengelolaan sampah (limbah), kami sudah memulainya sejak awal berdiri. Ini bagian dari DNA perusahaan kami dalam melihat limbah sebagai potensi ekonomi," tegas Beny. 

‎Hingga kini, komitmen terhadap keberlanjutan dan efisiensi sumber daya tetap menjadi fondasi utama PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk dalam menjaga daya saing di pasar internasional. Bahkan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk media massa.

Baca juga: Dilaporkan Palsukan Surat Program PTSL, Kades dan Sekdes Sukorejo Buduran Berstatus Bapak - Anak Diperiksa Polda Jatim

"Bagi kami, inilah pentingnya hubungan yang saling menguatkan antara dunia usaha (bisnis) dan media massa," ungkapnya. 

Beny menyebut kedua pihak memiliki peran strategis yang harus dijalankan dengan dasar kepercayaan dan saling menghormati. Media massa adalah partner bagi dunia usaha (bisnis) dan dunia usaha juga menjadi partner bagi media massa. 

"Ini merupakan bentuk nyata persaudaraan dan persahabatan yang harus terus dijaga dan harus terus bersinergi bersama," pinta Beny sambil mengenalkan satu per satu krunya di perumahan kertas ini.

Baca juga: Didakwa Rugikan Negara, Mantan Pj Bupati Sidoarjo Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Sarpras SMK Jatim

Sementara Ketua PWI Sidoarjo, Mustain mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk yang telah menggelar Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H/2026 M bersama ratusan insan media dari Kabupaten Sidoarjo dan Mojokerto itu. 

"Tema Halal Bihalal yang diusung Tjiwi Kimia yakni Komunikasi Berkualitas, Sinergi Harmonis, sangat tepat, relevan dan bermakna mendalam," ungkapnya.

Menurut Mustain, kegiatan ini merupakan cerminan nyata hubungan antara dunia industri dan insan pers bukan sekadar formalitas saja.  Melainkan menjadi sebuah kemitraan strategis yang saling menguatkan.

"Kami berharap momen silaturahmi ini menjadi fondasi kokoh untuk terus membangun komunikasi yang jujur, terbuka dan produktif antara kalangan media dan para pelaku industri di Sidoarjo demi kepentingan masyarakat luas," pungkas Mustain yang juga wartawan Harian BANGSA dan BangsaOnline.com ini. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru