Proyek Rumah Pompa Kedungpeluk Rp 7,2 M Selesai, Bupati Sidoarjo Masih Kecewa Hasil Kerja Kontraktor Minta Dibenahi

republikjatim.com
SIDAK - Bupati Sidoarjo Subandi bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Muhammad Makhmud serta Camat Candi sidak Rumah Pompa Kedungpeluk yang baru selesai, Sabtu (28/02/2026).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo, Muhammad Makhmud serta Camat Candi meninjau Proyek Rumah Pompa di Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi yang selesai pengerjaannya. Meski proyek senilai Rp 7,2 miliar itu baru selesai, Subandi meminta kontraktor kualitas pekerjaan yang dinilai belum maksimal untuk segera diperbaiki.

"Pembangunan ini selesai, tapi masih ada beberapa pengerjaan yang kurang bagus, banyak catatan-catatan yang harus diperbaiki. Karena terkesan pekerjaannya dipaksakan. Kita sampaikan ke Kadis PU agar dikoreksi 
karena kita ingin pekerjaan fisik itu yang bagus dan berkualitas," ujar Subandi.

Baca juga: Dukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Sidoarjo Dorong Partisi Aktif Masyarakat Hingga Para Pelaku Usaha

Selain itu, Subandi menjelaskan Pemkab Sidoarjo akan memperketat 
pengawasan proyek infrastruktur. Harapannya, agar tidak lagi terjadi keterlambatan maupun kualitas pekerjaannya rendah (buruk).

"Kontraktor yang terlambat akan tetap dikenai denda sesuai peraturan. Kalau sudah terlambat ya dendanya tetap berjalan. Tidak mungkin dapat apa - apa kalau deviasi tinggi dan pekerjaan terlambat. Kalau kejar waktu biasanya kualitas tidak maksimal. Ini yang kita koreksi," kata Subandi yang juga mantan Kades Pabean ini.

Karena itu, Subandi berharap agar DAM Kedungpeluk dapat membantu mengurangi banjir di wilayah Tanggulangin dan sekitarnya. Meski demikian, perbaikan tetap harus dilakukan agar fasilitas dapat dimanfaatkan masyarakat dengan aman dan maksimal.

Baca juga: Perkuat Layanan Gizi dan Kolaborasi Ekonomi Lokal, Wabup Sidoarjo Resmikan SPPG Prasung Buduran

"Sekarang yang penting pekerjaan sudah selesai dan bisa difungsikan. Walaupun ada beberapa kekurangan harus segera dibenahi. Begitupun pada area terdampak pembangunan dalam satu minggu ini kontraktor harus sudah merapikan. Termasuk, pemadatan tanah dan pembersihan sisa material," tegas Subandi.

Sementara Kepala Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo, Muhammad Makhmud mengakui progres pembangunan Dam Kedungpeluk telah mencapai 100 persen. Namun, masih ditemukan sejumlah kekurangan teknis yang sedang dicatat untuk 
disampaikan ke kontraktor.

"Kalau hitungan tim pengawas sudah 100 persen. Tapi masih ada kekurangan di beberapa titik. Dan itu sedang kami inventarisir dan akan kami sampaikan ke kontraktor untuk diperbaiki," ucapnya.

Baca juga: Lewat Halal Bihalal Tahun 2026, HIPMI Sidoarjo Dongkrak Perkuat Sinergi Ekonomi Lokal Bersama Forkopimda

Makhmud menambahkan, beberapa dampak pekerjaan seperti jalan terdampak dan aliran air yang meluber ke permukiman juga akan menjadi tanggung jawab kontraktor untuk dikembalikan seperti semula.

"Dampak pekerjaan seperti jalan dan aliran air yang berubah harus dikembalikan seperti kondisi awal. Itu kewajiban kontraktor dan sudah kami catat semuanya," pungkasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru