Ringankan Beban Warga, Pemkab dan BAZNAS Sidoarjo Kolaborasi Gelar Khitan Massal 165 Anak di Pendopo Delta Wibawa

republikjatim.com
KHITAN - Sebanyak 165 anak mengikuti kegiatan Khitan Massal Gratis yang digelar BAZNAS Sidoarjo dalam rangka Harjasda ke 167 di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Selasa (20/01/2026).

Sidoarjo (republikjatimm.com) - Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Tahun 2026 diperingati dengan berbagai kegiatan sosial. Salah satunya kegiatan Khitan Massal Gratis. Kegiatan rutin itu, kembali digelar di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (20/01/2026).  Terdapat 165 anak yang dikhitan. Mereka berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.  

Pemkab Sidoarjo mengerahkan puluhan tenaga kesehatan untuk mengkhitan 165 anak itu. Tenaga kesehatan tidak hanya dari RSUD RT.Notopuro Sidoarjo saja. Namun juga dari berbagai Puskesmas yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Sekali khitan mencapai 20 anak yang siap ditempat tidurnya masing-masing. 

Baca juga: Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota Fraksi PKB DPR RI Arzeti Bilbina Perkuat Nilai-Nilai Kebhinekaan Demi Persatuan

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sidoarjo, Ainun Amalia yang hadir mewakili Bupati Sidoarjo, Subandi mengatakan kegiatan khitan massal kali ini menjadi wujud nyata gotong - royong sosial. Pemkab Sidoarjo berkolaborasi dengan Baznas Sidoarjo menghadirkan layanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. 

"Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Baznas Sidoarjo yang secara konsisten menghadirkan program-program kemaslahatan untuk umat," ujar Ainun Amalia.

Selain itu, Ainun Amalia yang juga mantan Kepala Disnaker Pemkab Sidoarjo ini membacakan sambutan Bupati Sidoarjo menyampaikan zakat, infaq dan sedekah mampu menjadi kekuatan sosial yang luar biasa. Menurutnya zakat yang dikelola dengan amanah mampu menjadi jembatan kebutuhan masyarakat. Hal itu, dilakukan Baznas Sidoarjo yang mampu menghadirkan zakat untuk kesejahteraan masyarakat.

"Di tengah tantangan ekonomi sosial yang terus berkembang, kehadiran Baznas Kabupaten Sidoarjo menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan inklusif berkelanjutan dan Sidoarjo tangguh," ungkap mantan Camat Prambon ini.

Tidak hanya itu, saat ini Pemkab Sidoarjo bakal terus berkomitmen menghadirkan kebijakan dan program yang berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat. Khususnya, kelompok rentan yang membutuhkan melalui sinergitas dengan Baznas, dunia usaha dan lembaga sosial lainnya.

"Dengan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, kita yakin Kabupaten Sidoarjo akan tumbuh menjadi daerah yang kuat secara ekonomi, kokoh secara sosial dan berkarakter secara budaya," tegas alumni IPDN ini.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Menurut Ainun, khitan bukan hanya tentang kesehatan dan syariat agama. Namun, juga menjadi tradisi sosial dan ikhtiar membentuk generasi yang sehat, bersih dan berakhlak mulia. Karena itu, Bupati mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang mengikuti khitan massal kali ini. Kepercayaan yang diberikan menjadi bagian dari ikhtiar mulia dalam menyiapkan masa depan anak-anak baik dari sisi kesehatan, mental dan spritual. 

"Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang sehat jasmani, kuat iman, cerdas pikiran dan luhur akhlaknya. Khusus, untuk anak-anakku yang dikhitan, kalian anak-anak hebat dan anak-anak pemberani. Jadikan proses ini sebagai langkah awal proses kedewasaan serta tanggung jawab dan kemandirian," pintanya.

Sementara Ketua Baznas Kabupaten Sidoarjo, M Chasbil Aziz Salju Sodar mengakui khitan massal gratis menjadi agenda rutin Baznas Sidoarjo saat Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo. Tahun ini ada 165 anak yang ikut kegiatan khitan massal.  Selain memperoleh souvenir dari Baznas Sidoarjo, peserta khitan juga mendapatkan uang tunai Rp 250.000. Souvenir berupa sarung, busana muslim dan kopyah serta celana hitam dan tas sekolah diberikan kepada masing-masing anak. Dirinya juga bekerjasama dengan PT Siantar Top dan Bank Jatim untuk memberikan goodie bag kepada anak-anak yang telah dikhitan.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Tujuan khitan ini untuk meringankan kebutuhan masyarakat Kabupaten Sidoarjo," tandasnya.

Sementara Ima warga Desa Keboananom, Kecamatan Gedangan mengaku gembira anaknya bisa ikut khitan massal gratis kali ini. Permintaan anaknya untuk dikhitan tahun ini diwujudkan Pemkab Sidoarjo. Diceritakan putranya yang masih duduk di kelas 4 SD mendadak ingin dikhitan. Keinginan putranya itu, secara kebetulan bersamaan dengan info program khitan massal gratis yang diselenggarakan Pemkab Sidoarjo. 

"Info tersebut diperoleh suaminya dari Hp nya.  Karena itu dirinya dan suaminya tidak mensia-siakan kesempatan itu. Ayah e (suaminya) tahu dari internet, ikut khitan ya mendadak karena Adif (anaknya) minta dikhitan secepatnya," pungkasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru