Bupati Sidoarjo Sidak Jalan Rusak di Blurukidul, Pastikan Bakal Dibeton 1,6 Kilometer Usai Lebaran 2026

republikjatim.com
JALAN RUSAK - Bupati Sidoarjo Subandi melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) kondisi jalan rusak di Desa Blurukidul, Kecamatan Sidoarjo yang rencananya bakal dibeton usai lebaran Tahun 2026, Sabtu (22/11/2025).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap kondisi jalan rusak di kawasan Desa Blurukidul, Kecamatan Sidoarjo. Jalan utama yang menjadi jalur padat itu, kini mengalami kerusakan cukup parah akibat intensitas hujan dan tingginya lalu lintas kendaraan.

Dalam sidak itu, Subandi memastikan Pemkab Sidoarjo telah menjadwalkan perbaikan permanen.

Baca juga: BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

"Alhamdulillah, nanti Thun 2026, habis lebaran jalan ini kita beton. Lebarnya berapa? Kurang lebih 1,6 kilometer," ujar Subandi di Blurukidul, Sabtu (22/11/2025).

Sebelum pekerjaan perbaikan dilakukan, Subandi meminta warga turut menjaga kondisi lingkungan. Terutama, saluran air. Ia menekankan pentingnya kerja bakti demi mengurangi potensi banjir yang dapat memperparah kerusakan jalan utama itu.

"Jadi kita mohon kepada warga, jalan ini rusak. Sebelum kita perawatan, minimal warga kerja bakti membersihkan saluran air di kanan dan kirinya dulu agar meminimalisir terjadinya banjir," pinta Subandi.

Baca juga: Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

Menurut Subandi, jika saluran dibiarkan tersumbat, kondisi jalan akan semakin buruk setiap kali hujan turun.

"Nanti, kalau kita biarkan saja, kasihan orang-orang. Ini kan jalur padat lalu lintas," tegas Subandi.

Baca juga: Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Ia juga meminta peran aktif para ketua RT, RW dan Kepala Desa (Kades) untuk menggerakkan warganya membersihkan lingkungan. Kegiatan ini, dinilai menjadi langkah awal sebelum pengerjaan betonisasi dimulai.

"Harapan kita seperti itu. Berarti nanti minta kesadaran RT atau RW bersama Kepala Desa menggelar kerja bakti dulu. Biarkan, kalau hujan tidak sampai memperparah keadaan jalan," tandasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru