Sidoarjo (republikjatim.com) - Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi CASN dan Manajemen Talenta digelar Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Kamis (24/07/2025). Salah satu isu prioritas yang dibahas adalah manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN).
Seluruh kepala daerah di Jawa Timur hadir mengikutinya. Termasuk Bupati Sidoarjo, Subandi. Kehadiran 38 kepala daerah di Jatim itu bersama Sekda serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) masing-masing.
Rakor dipimpin langsung Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Zudan Arif Fakrulloh bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Dalam Rakor itu, dilakukan penandatanganan komitmen bersama akselerasi penerepan manajemen talenta oleh seluruh kepala daerah.
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan manajemen talenta akan menggantikan metode sebelumnya seperti open bidding dan job fit. Sistem baru ini, dinilai lebih cepat dan efektif serta mampu menempatkan ASN secara tepat sesuai kompetensinya masing-masing.
"Proses seleksi dan penempatan akan dilakukan melalui satu pintu untuk memastikan transparansi, efisiensi serta efektivitas. Hasilnya, pasti akan lebih bagus," ujar Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh kepada republikjatim.com, Kamis (24/07/2025).
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Menurut Zudan secara nasional sudah ada sekitar 200 instansi yang telah membangun sistem manajemen talenta. Namun, baru 30 instansi yang sudah menerapkan penuh. Ia berharap penerapan sistem ini, akan meningkat signifikan dengan dukungan Jawa Timur.
"Saya mengapresiasi Ibu Gubernur Jatim, karena dengan 38 daerah menandatangani komitmen ini, angka nasional akan langsung meningkat," ungkap Zudan.
Sementara Bupati Sidoarjo, Subandi sendiri menyatakan komitmennya untuk melaksanakan manajemen talenta. Menurutnya, penerapan sistem manajemen talenta ASN menjadi upaya mempercepat reformasi birokrasi.
"Selain itu, untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Program ini menjadi langkah strategis yang harus didukung bersama demi tata kelola pemerintahan yang lebih baik lagi," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi