Verifikasi dan Validasi DTKS dan Puskesos SLRT Percepat Penanggulangan Kemiskinan di Sidoarjo

republikjatim.com
BUKA - Plt Bupati Sidoarjo Subandi membuka kegiatan Bimtek Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) yang dilaksanakan di Hotel Batu Suki, Kota Batu, Jumat (07/06/2024) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Plt Bupati Sidoarjo, Subandi membuka secara langsung kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Tahun 2024 yang dilaksanakan di Hotel Batu Suki, Kota Batu, Jumat (07/06/2024) malam.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Sidoarjo ini diikuti 98 orang peserta berasal dari Kecamatan Sidoarjo, 96 orang berasal dari Kecamatan Candi dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Bimtek diadakan selama 2 hari, yaitu tanggal 7 sampai 8 Juni 2024.

Baca juga: Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota Fraksi PKB DPR RI Arzeti Bilbina Perkuat Nilai-Nilai Kebhinekaan Demi Persatuan

Menurut Subandi adanya verifikasi dan validasi di TKSK serta pelaksanaan di Puskesos dan SLRT diharapkan dapat membantu percepatan. Tujuannya, pembangunan berkelanjutan dan sebagai salah satu sasaran penanggulangan kemiskinan.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Sebagai pimpinan daerah, kami sangat berharap semua elemen terkait saling support dan ikut aktif menjalankan program pemerintah pusat maupun daerah dalam mendukung strategi penanggulangan kemiskinan," ujar Subandi.

Subandi menjelaskan Pemkab Sidoarjo juga memperhatikan kesejahteraan TKSK. Yakni dengan cara mereka akan didaftarkan pada BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, insentif untuk tenaga TKSK akan dinaikkan demi kinerja yang lebih baik.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Saya berharap kader-kader TKSK dan semua elemen yang terkait bisa mengumpulkan semua data masyarakat yang tidak mampu. Dengan data yang baik dan tepat, Pemkab Sidoarjo bisa mengetahui masyarakat mana saja yang memerlukan bantuan," tandasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru