Verifikasi dan Validasi DTKS dan Puskesos SLRT Percepat Penanggulangan Kemiskinan di Sidoarjo

republikjatim.com
BUKA - Plt Bupati Sidoarjo Subandi membuka kegiatan Bimtek Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) yang dilaksanakan di Hotel Batu Suki, Kota Batu, Jumat (07/06/2024) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Plt Bupati Sidoarjo, Subandi membuka secara langsung kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Tahun 2024 yang dilaksanakan di Hotel Batu Suki, Kota Batu, Jumat (07/06/2024) malam.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Sidoarjo ini diikuti 98 orang peserta berasal dari Kecamatan Sidoarjo, 96 orang berasal dari Kecamatan Candi dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Bimtek diadakan selama 2 hari, yaitu tanggal 7 sampai 8 Juni 2024.

Baca juga: BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

Menurut Subandi adanya verifikasi dan validasi di TKSK serta pelaksanaan di Puskesos dan SLRT diharapkan dapat membantu percepatan. Tujuannya, pembangunan berkelanjutan dan sebagai salah satu sasaran penanggulangan kemiskinan.

Baca juga: Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

"Sebagai pimpinan daerah, kami sangat berharap semua elemen terkait saling support dan ikut aktif menjalankan program pemerintah pusat maupun daerah dalam mendukung strategi penanggulangan kemiskinan," ujar Subandi.

Subandi menjelaskan Pemkab Sidoarjo juga memperhatikan kesejahteraan TKSK. Yakni dengan cara mereka akan didaftarkan pada BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, insentif untuk tenaga TKSK akan dinaikkan demi kinerja yang lebih baik.

Baca juga: Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

"Saya berharap kader-kader TKSK dan semua elemen yang terkait bisa mengumpulkan semua data masyarakat yang tidak mampu. Dengan data yang baik dan tepat, Pemkab Sidoarjo bisa mengetahui masyarakat mana saja yang memerlukan bantuan," tandasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru