Titipkan Doa, Gus Muhdlor Peringati Malam Nuzulul Quran Bersama Ribuan Guru TPQ Sidoarjo

republikjatim.com
NUZULUL QURAN - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dan Pemkab Sidoarjo memfasilitasi Forum Komunikasi Kepala Taman Pendidikan Al-Quran (FKKTPQ) Sidoarjo menggelar peringatan malam Nuzulul Quran di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (31/03/2024) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo memfasilitasi Forum Komunikasi Kepala Taman Pendidikan Al-Quran (FKKTPQ) Kabupaten Sidoarjo menggelar peringatan malam Nuzulul Quran di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (31/03/2024) malam. Ribuan ustadz dan ustadzah se Kabupaten Sidoarjo yang tergabung dalam FKKTPQ Kabupaten Sidoarjo hadir dalam kegiatan itu.

Doa tahlil dan bacaan surat Al Ikhlas 100 kali dilantunkan para pendidik agama Islam itu. Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali hadir di tengah-tengah acara para pengajar Al Quran itu.

Baca juga: Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota Fraksi PKB DPR RI Arzeti Bilbina Perkuat Nilai-Nilai Kebhinekaan Demi Persatuan

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali yang akrab disapa Gus Muhdlor merasa bersyukur Pendopo Delta Wibawa digunakan untuk kegiatan doa bersama seperti ini. Menurutnya, doa merupakan senjata orang-orang mukmin. Setiap mukmin dimintanya tidak pernah lepas dari doa. Apalagi, berdoa di bulan Suci Ramadhan saat ini. Karena itu, dalam kesempatan kali ini dirinya meminta bantuan doa dari para ustad dan ustadzah untuk Kabupaten Sidoarjo.

"Cukup dengan membacakan surat Al-Ikhlas tiga kali yang khusus ditujukan kepada Kabupaten Sidoarjo. Kulo nyuwun titip-titip kabeh guru ngaji lek ba’da ngajar titip doa bagi kabupaten. Kabupatene baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur, rakyate ditoto, pemimpine direkso, ulamae dijogo lan diadokno teko marabahaya," ujar Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor saat sambutan, Minggu (31/03/2024) malam.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Menurut Gus Muhdlor, Kabupaten Sidoarjo tidak akan menjadi kabupaten yang besar jika hanya mengandalkan pembangunan fisik saja ataupun Sumber Saya Manusia (SDM) - nya saja. Menurutnya, hal itu tidaklah cukup. Ada yang terlewat di saat pembangunan infrastruktur dan SDM gencar dilakukan tiga tahun belakangan ini. Yakni pembangunan Kabupaten Sidoarjo melalui doa.

"Doa itu diharapkan dipanjatkan seluruh warga Sidoarjo untuk kesejahteraan dan pembangunan Kabupaten Sidoarjo. Ada satu hal hari ini yang terlewat dari kita, karena kita tidak pernah memulai pembangunan kabupaten via doa. Maka kemarin kami menyampaikan kepada DMI (Dewan Masjid Indonesia) mari Jumatan aku njaluk Qulhu (surat Al-Ikhlas) ping telu, kirimno nang kabupaten, kabupatene cek dijauhkan dari musibah," kata Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Sementara itu Gus Muhdlor berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi kegiatan yang istiqomah. Kegiatan yang dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Dengan kegiatan-kegiatan baik seperti ini dirinya yakin Kabupaten Sidoarjo menjadi kabupaten yang senantiasa diliputi dengan keberkahan.

“Kalau di tanggal 31 Desember, Pendopo ini diplot oleh kegiatan Ishari, diisi dengan hal-hal yang baik, harapan saya semoga setiap tanggal 21 Ramadhan, acara pendopo ini selalu diplot acara kirim doa tahun ini dan tahun-tahun akan mendatang," tandasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru