Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengajak kepada anggota dan pengurus organisasi kemasyarakatan Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Sidoarjo untuk aktif terlibat dalam dunia pendidikan. Hal ini demi kemajuan generasi penerus yang ada di Sidoarjo agar mendapatkan pendidikan yang layak.
"Saya meminta kepada anggota dan pengurus Muslimat agar aktif dalam dunia pendidikan. Karena hari ini tidak hanya siswa saja yang perlu pendidikan, tapi orang tua siswa juga perlu mendapatkan pendidikan," ujar Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor di sela Grand Launching RA Bilingual Muslimat NU dan Peresmian Gedung Graha Ahmad Muhdlor di MINU Pucang, Kecamatan Sidoarjo, Kamis (07/03/2024).
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Selain itu, Gus Muhdlor menjelaskan saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tengah fokus menjalankan pendidikan kepada orang tua melalui program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH).
"Ini menjadi konsern (perhatian) Pemkab Sidoarjo untuk memberikan pemahaman guru agar orang tua juga mendapatkan edukasi terkait dengan pendidikan anak," ungkap Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini.
Tidak hanya itu, Gus Muhdlor juga menguraikan ada fenomena orang tua tidak mau diganggu anaknya saat asyik bermain dengan gawainya. Bahkan, agar tidak diganggu itu, orang tua siswa ini malah membelikan gawai sendiri kepada anak-anaknya.
"Kalau saat ini di Kabupaten Sidoarjo Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sudah mencapai 81,88 atau tertinggi tingkat kabupaten/kota di Jawa Timur. Angka ini sudah melebihi target yang ditetapkan pada Tahun 2026 yang mencapai 81,44," tegas Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Sementara secara umum IPM di Kabupaten Sidoarjo sudah tuntas. Bagi Gus Muhdlor loncatan ini sangat tinggi. Namun untuk capaian Indeks Kesalehan Sosial (IKS) tidak sekuat loncatan IPM itu.
"Berdasarkan data yang ada, capaian IKS di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 84,53 di Tahun 2022 atau meningkat sebesar 0,92 di Tahun 2023 menjadi 85,45," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi