Sidoarjo (republikjatim.com) - Program Warung Rakyat Direnovasi kembali dibuka untuk Tahun 2023.Warung Rakyat Direnovasi ini menjadi salah satu dari 17 program pokok Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dan Wakil Bupati Sidoarjo Subandi yang masuk pada anggaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021 hingga Tahun 2026 mendatang yakni renovasi 2.000 warung.
"Dari target RPJMD itu per tahun ditargetkan 400 warung direnovasi. Jumlah ini telah terealisasi sebanyak 393 warung direnovasi di Tahun 2022 kemarin," ujar Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali saat membuka acara Sosialisasi Program Warung Rakyat Direnovasi Tahun Anggaran 2023 di Luminor Hotel Sidoarjo, Senin (05/06/2023).
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor ini menjelaskan program warung direnovasi Tahun 2023 ini, diharapkan mampu menjaring sebanyak 400 warung. Untuk dapat mencapai target, mekanisme Tahun 2023 ini berbeda dengan Tahun 2022 lalu.
"Belajar dari ketidaksesuaian target selisih 7 warung yang direnovasi dari target 400 warung hanya mencapai 393 warung direnovasi kemarin, maka Tahun 2023 ini kami ganti mekanisme menjadi mekanisme swakelola atau melibatkan Kelompok Masyarakat (Pokmas) setempat untuk realisasinya. Sedangkan tahun lalu kami menggunakan sistem lelang yang mana terpotong 10 persen untuk pajak," imbuh Gus Muhdlor yang juga alumni Fisip Unair Surabaya ini.
Selain itu, Gus Muhdlor berharap dengan adanya program warung rakyat direnovasi ini, mampu menjadikan retail tradisional atau toko kelontong mampu tetap survive (bertahan) dengan gempuran banyaknya retail modern yang tersebar di banyak daerah di wilayah Sidoarjo.
"Kuncinya adalah saya ingin retail tradisional atau toko kelontong di Sidoarjo ini harus tahan banting, meningkatkan etos kerjanya dan semangatnya. Hal ini agar tidak mudah tersaingi dengan retail modern. Ditambah lagi, saya harapkan toko kelontong memiliki effort (upaya) ekstra mempertahankan usahanya," tegas Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.
Gus Muhdlor menambahkan, Program Warung Rakyat Direnovasi ini menjadi salah satu upaya agar mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidoarjo pada umumnya. Selain itu, mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat Sidoarjo pada khusunya.
"Mulai saat ini, toko kelontong harus memberi daya tawar yang lebih dan pelayanan yang lebih dibandingkan toko modern. Saya juga terus fokus untuk memperkuat ekonomi mikro karena jauh lebih penting dibandingkan ekonomi makro. Dengan menyentuh langsung wong cilik ini, banyak memberikan efek domino yaitu perputaran uang yang hanya di Sidoarjo saja," jelasnya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Sidoarjo, Mohamad Edi Kurniadi menegaskan target Warung Rakyat Direnovasi Tahun 2023 adalah sebanyak 400 warung dengan sasaran sebanyak 6 (enam) Kecamatan. Yakni Kecamatan Buduran, Gedangan, Waru, Taman, Wonoayu, dan Kecamatan Balongbendo.
"Kami berharap dengan skema yang berbeda tahun ini, bisa menjaring sesuai target yaitu 400 warung rakyat yang akan direnovasi. Selain itu, sasaran warung yang akan direnovasi adalah warung makanan, warung minuman, dan warung kelontong," ungkap Edi.
Sedangkan sosialisasi program Warung Rakyat Direnovasi ini dihadiri oleh Forkopimda, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat seluruh Sidoarjo dan Perwakilan Kasi Perekonomian di 18 Kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Hel/Waw
Editor : Redaksi