Branding Ponpes dan Tebarkan Informasi Positif, Gus Muhdlor Dorong Santri di Sidoarjo Kuasai Ilmu Jurnalistik

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BUKA - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali membuka acara Ngaji Jurnalistik Santri yang diikuti 75 peserta dari 15 ponpes yang ada di Sidoarjo dibuka di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (28/09/2022).
BUKA - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali membuka acara Ngaji Jurnalistik Santri yang diikuti 75 peserta dari 15 ponpes yang ada di Sidoarjo dibuka di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (28/09/2022).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kemampuan menulis menjadi salah satu skill atau ilmu yang wajib dimiliki bagi seorang yang ingin memilih profesi jurnalis atau wartawan. Kemampuan menulis ini, kemudian ditularkan kepada para Santri Pondok Pesantren (Ponpes) di Sidoarjo.

Para jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sidoarjo mentranformasi ilmu menulis mereka dengan Ngaji Jurnalistik Santri.

Kegiatan Ngaji Jurnalistik Santri yang bertajuk menguatkan literasi media di lingkungan pesantren itu dibuka langsung Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali didampingi Plt Kepala Dinas Kominfo Didik Tri Wahyudi, di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (28/09/2022).

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan peran santri selama ini masih dipandang terbatas dalam mewarnai dunia informasi, terutama informasi digital. Selain itu, masyarakat juga masih memandang sebelah mata tentang pesantren. Hanya beberapa pondok pesantren yang mampu mengejar ketertinggalan di dunia digital.

"Kenapa fenomena itu bisa terjadi? Karena pondok pesantren kurang menekuni ilmu jurnalistik," ujar Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Rabu (28/09/2022).

Gus Muhdlor mencontohkan ada pondok prestasinya nomor satu di Asia, akan tetapi tidak jadi berita nasional. Karena, dari Ponpes itu sendiri tidak memiliki kemampuan jurnalistik dan tidak bisa membranding prestasi itu. Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini berharap, para santri memiliki bekal ilmu jurnalistik dan dapat membranding kegiatan positif di masing-masing pesantren.

"Selain itu, dengan memiliki bekal ilmu menulis, para satri bisa menebarkan informasi positif di media sosial. Karena pondok pesantren ini menarik dan unik. Tapi kalau kemudian orang-orang di dalam pesantren tidak kreatif, ya wassalam. Pondok pesantren sekarang membutuhkan keahlian ilmu jurnalistik. Di era sekarang ini santri harus menguasai ilmu menulis itu," tegas alumni Fisip Unair Surabaya ini.

Sementara Ketua PWI Sidoarjo Mustain menegaskan Ngaji Jurnalistik Santri menjadi salah satu program kerja PWI Sidoarjo Tahun 2022. Kegiatan ini melibatkan belasan pondok pesantren. Jumlah santri yang mengikuti sebanyak 75 santri. Ngaji Jurnalistik ini dengan narasumbernya dari anggota PWI Sidoarjo. Mereka, kata Mustain yang menjadi narasumber memiliki sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

"Pemateri dari anggota PWI Sidoarjo yang saat ini yang memiliki kompetensi sebagai wartawan Muda dan Madya dari Dewan Pers," paparnya.

Dengan kegiatan ini, lanjut Mustain yang juga aktif menjadi wartawan Harian Bangsa itu menyampaikan para santri harapannya semakin melek media. Tujuannya nantinya bisa memahami dan minat belajar jurnalistik, dan pada akhirnya memiliki skill menulis berlandaskan ilmu jurnalistik.

"Harapannya nanti bisa tumbuh bibit - bibit wartawan berlatar belakang santri dari pesantren," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Dongkrak Pelaku Usaha Naik Kelas, Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Penyusunan Anggaran Operasional UMKM di Sememi Surabaya

Dongkrak Pelaku Usaha Naik Kelas, Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Penyusunan Anggaran Operasional UMKM di Sememi Surabaya

Sabtu, 19 Sep 2026 17:14 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 17:14 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Penmas) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FEB UWKS) menggelar…

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jember (republikjatim.com) - Pengusutan kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BNI di Jember makin berbuntut panjang. Tim penyidik …

Hujani Sidang Paripurna DPRD Sidoarjo dengan Selebaran, PMII Bagi Surat Terbuka Kritis Desak Penundaan P-APBD 2026

Hujani Sidang Paripurna DPRD Sidoarjo dengan Selebaran, PMII Bagi Surat Terbuka Kritis Desak Penundaan P-APBD 2026

Jumat, 18 Sep 2026 13:02 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kamis (17/09/2026) mendadak menyita perhatian. Sejumlah aktivis Pengurus…

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Nahdlatul…

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melangkah cepat dalam memperkuat fondasi pembangunan serta kepastian hukum daerah. Bupati…

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menanggapi maraknya keluhan orang tua siswa terkait tingginya biaya Outing Day Learning (ODL), Bupati Sidoarjo, Subandi…