Tukang Ojek Asal Mojokerto Diringkus Saat Jual 3 Burung Cendrawasih

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SATWA LANGKA - Tersangka Hadi Suprapto (48) warga Dusun Sidowangun, Desa Kedungsari, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto diringkus Polresta Sidoarjo karena menjual 3 ekor burung langka Cendrawasih, Senin (02/07/2018).
SATWA LANGKA - Tersangka Hadi Suprapto (48) warga Dusun Sidowangun, Desa Kedungsari, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto diringkus Polresta Sidoarjo karena menjual 3 ekor burung langka Cendrawasih, Senin (02/07/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tersangka Hadi Suprapto diringkus petugas gabungan penyidik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan BKSDA Jabalnusa dan Unit Pidsus, Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo. Pria 48 tahun yang bekerja sebagai tukang ojek ini, diringkus petugas gabungan itu lantaran menjual 3 ekor burung langka yakni Cendrawasih.

Tersangka ditangkap petugas saat menunggu calon pembeli 3 ekor burung itu di halaman Ramayana, Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya. Diantaranya 1 ekor cendrawasih kuning (mati), 1 ekor cendrawasih Raja Jantan dan 1 ekor cendrawasih Raja Betina. Selain itu, juga diamankan 2 buah kardus yang digunakan membawa burung, sebuah HP merek Nokia dan motor Honda Supra X berbopol S 6559 RE.

"Tersangka dijerat pasal 21 ayat 2 Undang-Undang No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya jo Peraturan Pemerintah No 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," terang Kasat Reskrim, Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris kepada republikjatim.com, Senin (02/07/2018).

Tersangka ditangkap, lanjut Harris karena menjual satwa langka secara illegal tanpa dilengkapi perizinan. Burung langka itu dikirim dari Papua 4 ekor melalui jalur pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dibungkus kardus bekas air mineral. Kemudian 1 ekor mati saat perjalanan. Oleh karenanya yang dijual 3 ekor.

"Tapi sebelum transaksi 1 ekor mati lagi. Karena memang tak tahan lama kalau burung langka ini ditaruh di tempat yang sempit," imbuhnya.

Kendati belum transaksi, lanjut Harris perkara ini bakal terus dilanjutkan pengembanganya. Hal ini untuk mengetahui otak dari pengiriman burung-burung yang masuk Satwa dilindingi itu.

"Kami bakal terus kembangkan perkara ini. Karena bisa jadi tersangka HS (Hadi Suprapto) hanya sebagai kurir pengiriman saja," tegasnya.

Penyidik Balai Gakum BKSDA Jabalnusa, Heru Sutopo mengungkapkan selama ini baru 2 kali kasus penjualan burung langka. Selain yang sekarang sebelumnya terjadi pada Tahun 2000 silam.

"Tapi dulu bukan Cendrawasih melainkab kakak tua jambul kuning dan lainnya," ungkapnya.

Sementara tersangka Hadi Suprapto mengaku baru kali ini menjual burung yang termasuk satwa langka. Sebelumnya hanya jualan burung biasa. Diantaranya lovebird, kenari dan kacer.

"Ya baru kali ini saja jualan burung Cendrawasih. Saya tidak tahu kalau itu dilindungi," kilahnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

KPU Sidoarjo Percepat Akselerasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan 2026

KPU Sidoarjo Percepat Akselerasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan 2026

Rabu, 25 Mar 2026 09:40 WIB

Rabu, 25 Mar 2026 09:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo secara resmi menerima hasil sinkronisasi Data Penduduk Potensial Pemilih…

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

Sabtu, 21 Mar 2026 20:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 20:49 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mengajak masyarakat memperkuat silaturahmi dan saling memaafkan pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447…

Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Sabtu, 21 Mar 2026 18:28 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 18:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Inspeksi Mendadak (Sidak) dilaksankan Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Forkopimda Sidoarjo ke sejumlah pos pengamanan pada …

Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Jumat, 20 Mar 2026 17:11 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 17:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana di Perum TNI AL Blok C1 No 18, Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi, Sidoarjo tampak berbeda dari hari biasanya. Sejak…

Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Jumat, 20 Mar 2026 16:07 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 16:07 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Sidoarjo yang dijadwalkan pada awal April mendatang, tensi politik di internal partai…

DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Jumat, 20 Mar 2026 13:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Gejolak internal mulai memanas di tubuh DPC PKB Sidoarjo menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab). Pernyataan Bupati…