Sidoarjo (republikjatim.com) - Setelah beberapa waktu lalu Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menemui KASAL Laksamana TNI Yudo Margono di Mabes TNI AL di Jakarta, untuk membicarakan pemanfaatan lahan Aloha yang akan dibangun Flyover dan Pelebaran Jalan di Pertigaan Bangah. Kali ini, TNI AL melalui Asisten Logistik Laksamana Muda TNI Puguh Santoso menyerahkan surat persetujuan pemanfaatan lahan kepada Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali di Hotel Swiss Bell In Juanda, Kamis (16/06/2022).
Dengan diterimanya surat ini, pihak Pemkab Sidoarjo segera mengebut tahapan pembangunan selanjutnya. Yakni bakal segera melebarkan pertigaan Bangah - Aloha agar kemacetan di jalan itu segera terurai. Selain itu, persiapan pemanfaatan lahan untuk proyek Flyover juga bakal dikebut.
Usai serah terima surat persetujuan, pihak Pemkab Sidoarjo dan TNI AL langsung melakukan rapat koordinasi membahas percepatan proses mekanisme pemanfaatan lahan. Hal itu, agar dalam pelaksanaanya sesuai dengan prosedur dalam pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) itu.
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengatakan ada tiga proyek pembangunan yang memanfaatkan lahan TNI AL di Aloha. Selain Flyover Aloha juga akan dibangun pelebaran jalan sisi barat pertigaan Aloha - Bangah serta revitalisasi monumen pesawat Ilyushin yang berada di sisi timur Bundaran Aloha.
"Kami atas nama Pemkab Sidoarjo mewakili seluruh masyarakat Sidoarjo sangat senang sekali dengan surat persetujuan ini. Karena, ada tiga proyek yang diizinkan dengan ditandatanganinya surat izin untuk membangun ini," ujar Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Kamis (16/06/2022) petang.
Gus Muhdlor menjelaskan setelah izin membangun dikantongi, lelang pembangunan Fly Over Aloha akan segera digelar. Diperkirakan bulan September Tahun 2022 ini lelang dikerjakan.
"Sehingga pembangunan Flyover Aloha akan dibangun di lahan seluas 1,2 hektar itu sekarang sudah sah," tegasnya.
Sementara Aslog Kasal Laksamana Muda TNI Puguh Santoso mengakui lalu lintas di JL Raya Aloha sering crowded. Karena itu, pembangunan Flyover menjadi solusinya. Menurutnya, TNI AL akan mendukung pembangunan itu.
"Salah satu buktinya dengan menyerahkan surat persetujuan pemanfaatan Barang Milik Negara yang dikelola TNI AL ini. Karena, selama ini kami ketahui Jalan Raya Aloha sering crowded sehingga perlu dibuat Flyover untuk memperlancar arus lalu lintas," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi