Imigran Tinggal di Rusunawa Jemundo Tahunan, Dewan Konsultasi ke Dirjen Imigrasi

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KONSULTASI - Anggota dan pimpinan Komisi D DPRD Sidoarjo berkonsultasi ke Dirjen Imigrasi terkait Imigran di Rusunawa Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Sidoarjo kemarin.
KONSULTASI - Anggota dan pimpinan Komisi D DPRD Sidoarjo berkonsultasi ke Dirjen Imigrasi terkait Imigran di Rusunawa Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Sidoarjo kemarin.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah kalangan anggota dan pimpinan Komisi D DPRD Sidoarjo mulai berusaha mencarikan solusi untuk sekitar 320 imigran dari berbagai negara yang kini tinggal di Rusunawa Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Selain cara hidup mereka mulai meresahkan warga sekitar, mereka juga tinggal di penampungan sementara itu sudah lebih dari 5 tahun.

Namun hingga kini, mereka belum ke negara tujuan Australia maupun Selandia Baru. Bahkan imigran yang rata-rata berjenis kelamin laki-laki ini memasuki masa-masa menikah. Kondisi ini bisa membahayakan perempuan di sekitar Rusunawa itu.

Oleh karena itu, untuk mencari solusi penanganan ratusan imigran yang ditampung di Rusunawa ini, Komisi D DPRD Sidoarjo berkonsultasi ke Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, 28 Mei 2018 lalu.

"Dalam konsultasi itu, kami ingin adanya solusi terbaik terkait para imigran yang kini ditampung di Rusunawa Puspa Agro selama bertahun-tahun itu," terang Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Ali Masykuri kepada republikjatim.com, Kamis (07/06/2018).

Lebih jauh Ali menguraikan solusi yang diharapkan dewan itu diantaranya bagaiman mengembalikan fungsi Rusunawa, yakni tidak sebagai tempat penampungan pengungsi, tetapi sebagai hunian warga tak mampu yang belum memiliki rumah. Apalagi hingga kini, ada 320 imigran yang tinggal di Rusunawa itu. Mereka berasal dati berbagai negara diantaranya Afghanistan, Pakistan, Sri Lanka, Iran, Iraq, Somalia, Myanmar, dan Sudan.

"Hingga kini nasib mereka hanya menunggu kebijakan pemerintah Indonesia. Kapan akan dikirim ke negara ketiga atau malah dikembalikan ke negara asalnya. Masalahnya, para pengungsi dan pencari suaka ini tinggal di Rusunawa Puspa Agro bertahun-tahun. Solusi ini untuk mencegah dampak sosial karena imigran terlalu lama tinggal di penampungan sementara itu," imbuhnya.

Sementara itu, Ali menguraikan dalam pertemuan dengan Dirjen Imigrasi itu, melahirkan wacana untuk membangun tempat penampungan yang bisa didanai APBD Sidoarjo. Hal ini disebabkan pihak Dirjen Imigrasi, pemerintah tidak bisa memaksa mereka pindah karena terikat Konvensi Internasional.

"Kami bakal membahas wacana ini dalam rapat internal komisi untuk disampaikan ke pimpinan dewan dan diteruskan ke pihak eksekutif (Pemkab) Sidoarjo. Kami akan bahas opsi-opsi lainnya untuk mencari solusi penanganan para imigran itu," tandas politisi Nasdem ini. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Keren! Guru KB TK Al Muslim dan Lasiyam Kini Jago Bikin Animasi Berbasis AI untuk Mengajar

Keren! Guru KB TK Al Muslim dan Lasiyam Kini Jago Bikin Animasi Berbasis AI untuk Mengajar

Sabtu, 18 Jul 2026 20:29 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 20:29 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dunia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kini semakin canggih dan adaptif. Komitmen ini, dibuktikan secara nyata oleh KB TK Al…

Blusukan Akhir Pekan, Bupati Sidoarjo Eksekusi Bantuan Alkes di Tulangan hingga Bedah RTLH di Wonoayu

Blusukan Akhir Pekan, Bupati Sidoarjo Eksekusi Bantuan Alkes di Tulangan hingga Bedah RTLH di Wonoayu

Sabtu, 18 Jul 2026 19:58 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 19:58 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Akhir pekan tidak menyurutkan langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk hadir di tengah masyarakat. Bupati Sidoarjo,…

Komitmen Lindungi UMKM, Bupati Serahkan Santunan Rp 136 Juta ke Ahli Waris Pedagang Alami Kecelakaan Kerja di Tulangan

Komitmen Lindungi UMKM, Bupati Serahkan Santunan Rp 136 Juta ke Ahli Waris Pedagang Alami Kecelakaan Kerja di Tulangan

Sabtu, 18 Jul 2026 18:31 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 18:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Duka mendalam yang menyelimuti keluarga almarhum Ferry Kurniawan, seorang pedagang dan peternak bebek asal Desa/Kecamatan…

Catat Waktunya, Pemkab Sidoarjo Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Berhadiah 4 Tiket Umrah

Catat Waktunya, Pemkab Sidoarjo Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Berhadiah 4 Tiket Umrah

Sabtu, 18 Jul 2026 16:16 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 16:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabar gembira bagi seluruh pencinta sepak bola di Kota Delta! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersiap menggelar acara…

Investasi Generasi Qur’ani, Bupati Subandi Resmi Buka MTQ XXXII Sidoarjo 2026, Siapkan Hadiah Umrah

Investasi Generasi Qur’ani, Bupati Subandi Resmi Buka MTQ XXXII Sidoarjo 2026, Siapkan Hadiah Umrah

Sabtu, 18 Jul 2026 14:57 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 14:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lantunan ayat suci Al-Qur'an resmi menggema di Pendopo Delta Wibawa. Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Jajaran Forum Koordinasi…

Wadul Fraksi PKB Sidoarjo, Tokoh Agama dan Pendidikan Sarirogo Desak Penutupan Toko Miras Meski Kantongi Izin

Wadul Fraksi PKB Sidoarjo, Tokoh Agama dan Pendidikan Sarirogo Desak Penutupan Toko Miras Meski Kantongi Izin

Jumat, 17 Jul 2026 19:27 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Keresahan mendalam melanda warga Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo. Ini menyusul, kehadiran outlet yang secara bebas menjual…