Kesulitan Turun Dari Sepeda, Anak Perangkat Desa di Ponorogo Tewas Tenggelam di Sungai

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TENGGELAM - Petugas saat olah TKP di lokasi tenggelamnya Akmal Abidzar Firdaus (7) siswa kelas 1 SD putra Wiji Kuswanto (47) warga Dusun Teleng, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Ponorogo, Minggu (28/11/2021).
TENGGELAM - Petugas saat olah TKP di lokasi tenggelamnya Akmal Abidzar Firdaus (7) siswa kelas 1 SD putra Wiji Kuswanto (47) warga Dusun Teleng, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Ponorogo, Minggu (28/11/2021).

i

Ponorogo (republikjatim.com) - Nasib naas dialami Akmal Abidzar Firdaus. Bocah 7 tahun ini meninggal dunia karena tenggelam di sungai yang melintasi Dusun Banyon, Desa Nglewan Kecamatan Sambit, Ponorogo, Minggu (28/11/2021). Akmal terjebur ke sungai diduga karena kesulitan saat hendak turun dari sepeda yang dinaikinya.

"Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," ujar Kapolsek Sambit, AKP Sutriatno kepada republikjatim.com, Minggu (28/11/2021) di TKP.

Sutriatno menceritakan kasus tenggelamnya bocah kelas 1 SD ini menggegerkan warga Desa Nglewan dan Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Ponorogo. Apalagi, korban merupakan putra Wiji kuswanto (47) seorang Perangkat Desa Maguwan dan ditemukan di dasar sungai sudah dalam kondisi meninggal dunia.

"Sebelum kejadian, korban bersepeda bersama teman-temannya. Mereka bertujuh naik sepeda dengan menyusuri jalan di tepian sungai itu. Keenam teman korban adalah Fais (12), Bintang (12), Robin (9), Dika (11), Habib (9), Vano (9) dan Randi Bahtiar Saputra (11)," ungkapnya.

Menurut Sutriatno berdasarkan keterangan para teman korban, jika korban terjatuh ke sungai saat hendak turun dari sepeda yang dinaikinya. Hal itu, karena sepeda korban masih kebesaran sehingga korban kesulitan saat turun.

"Saat bersepeda itu, korban di urutan nomor tiga. Sampai di dekat TKP, berniat untuk berhenti. Saat korban akan turun dari sepeda, korban kesulitan karena sepeda terlalu besar, hingga akhirnya korban terjebur sungai itu," tegasnya.

Melihat korban terjebur sungai, teman korban Randi Bahtiar Saputra langsung berusaha menolong korban. Kebetulan Randi bisa berenang. Namun saksi Randi tidak kuat menarik korban hingga akhirnya korban tenggelam ke dasar sungai itu.

"Karena Randi gagal menyelamatkan dan menolong korban, akhirnya teman-teman korban langsung berteriak minta tolong. Sayang keadaan di TKP sepi. Selanjutnya Randi berlari pulang memanggil Wiji kuswanto (orang tua korban). Dibantu warga lain korban berhasil ditemukan setelah orang tua korban menyelam ke dasar sungai bersama warga. Sayangnya, nyawa korban sudah tidak bisa diselamatkan," jelas Kapolsek Sambit.

Sementara berdasarkan hasil olah TKP dan visum luar yang dilakukan tim kesehatan Puskesmas Sambit dan tim Inafis Polres Ponorogo didampingi petugas Polsek Sambit, korban dinyatakan meninggal murni karena tenggelam itu.

"Berdasarkan hasil olah TKP korban meninggal murni karena kecelakaan tenggelam di sungai. Di tubuh korban tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan. Pihak keluarga sudah menerima kenyataan musibah itu. Selanjutnya, jenazah korban disemayamkan di rumah duka di Dusun Teleng, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Ponorogo untuk persiapan pemakaman," pungkasnya. Mal/Waw

Berita Terbaru

Jaga Akar Tradisi, Guntur dan Warih Andono Bersama Para Budayawan Kolaborasi Nguri-Uri Budaya Sidoarjo

Jaga Akar Tradisi, Guntur dan Warih Andono Bersama Para Budayawan Kolaborasi Nguri-Uri Budaya Sidoarjo

Jumat, 19 Jun 2026 18:33 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran modernisasi, Kabupaten Sidoarjo justru membuktikan diri sebagai daerah yang enggan melupakan akar sejarahnya.…

Selangkah Isi Kursi Top Manajemen, 9 Calon Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo Siap-Siap Wawancara Akhir

Selangkah Isi Kursi Top Manajemen, 9 Calon Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo Siap-Siap Wawancara Akhir

Jumat, 19 Jun 2026 14:52 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 14:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Proses restrukturisasi kepemimpinan di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo memasuki babak baru yang krusial.…

Tanamkan Karakter Sadar Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Jatim II Gandeng 15 SMP di Sidoarjo

Tanamkan Karakter Sadar Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Jatim II Gandeng 15 SMP di Sidoarjo

Jumat, 19 Jun 2026 09:22 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 09:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur (Jatim) II terus bergerak masif dalam memperluas jaringan…

Tindak Lanjuti Arahan KPK, Bupati Subandi Warning Kontraktor Sidoarjo Harus Kerja Tepat Waktu dan Jaga Kualitas

Tindak Lanjuti Arahan KPK, Bupati Subandi Warning Kontraktor Sidoarjo Harus Kerja Tepat Waktu dan Jaga Kualitas

Kamis, 18 Jun 2026 15:02 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 15:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo tancap gas membenahi tata kelola pembangunan infrastruktur. Merespons tegas arahan Tim Pencegahan Komisi…

Ringankan Beban Warga Miskin, 2.052 KPM di Sidoarjo Terima Bantuan Pangan Beras 40 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter

Ringankan Beban Warga Miskin, 2.052 KPM di Sidoarjo Terima Bantuan Pangan Beras 40 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter

Kamis, 18 Jun 2026 14:34 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 14:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus berkomitmen menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakatnya. Kamis (18/06/2026),…

Bawa Suara dari Masa Depan, Alumni MINU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati Subandi Soal Jalan dan Pendidikan

Bawa Suara dari Masa Depan, Alumni MINU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati Subandi Soal Jalan dan Pendidikan

Kamis, 18 Jun 2026 09:35 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 09:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana ruang kerja Bupati Sidoarjo, Subandi pada Rabu (17/06/2026) terasa berbeda dari biasanya. Jika ruangan itu, kerap…