Komisi V DPR RI Desak Pemerintah Cairkan Ganti Rugi Warga dan Pengusaha Korban Lumpur

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SIDAK - Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono didampingi pejabat PPLS menggelar sidak ke luapan lumpur Lapindo yang hingga kini menyisahkan masalah pencairan lahan milik warga dan pengusaha yang belum dicairkan pemerintah, Selasa (08/05/2018).
SIDAK - Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono didampingi pejabat PPLS menggelar sidak ke luapan lumpur Lapindo yang hingga kini menyisahkan masalah pencairan lahan milik warga dan pengusaha yang belum dicairkan pemerintah, Selasa (08/05/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono mendesak Pemerintah Pusat segera mencairkan uang ganti rugi untuk korban lumpur Lapindo di Sidoarjo senilai Rp 1,54 triliun. Alasan politisi Partai Gerindra ini, lantaran uang untuk pengganti warga terdampak senilai Rp 54 miliar dan untuk sekitar 30 pengusaha mencapai sebesar Rp 1 triliun selayaknya disiapkan pemerintah.

"Pencairan uang Rp 54 miliar untuk warga dan Rp 1 triliun untuk pengusaha itu harus diambilalih dan dicairkan pemerintah. Anggaran ini belum dicairkan karena belum ada persetujuan dari PT Lapindo Brantas Inc. Harusnya tetap bisa dicairkan tanpa persetujuan Lapindo," terang Bambang Haryo Soekartono yang meninjau lokasi semburan lumpur bersama sejumlah pejabat Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS), Selasa (08/05/2018).

Lebih jauh mantan anggota Komisi VII DPR RI ini menjelaskan jika pencairan itu sesuai dengan janji Presiden RI, Jokowi saat berkunjung ke Lumpur Lapindo. Padahal, saat ini masa kabinet kerja, kata Bambang tinggal 1,5 tahun lagi. Jika janji itu tak direalisasikan maka tidak bisa menyelesaikan keluhan warga.

"Karena janji harus direalisasikan. Jangan sampai masa habis jabatan selesai. Karena nasib puluhan pengusaha sampai sekarang belum jelas," imbuhnya.

Saat ditanya apakah anggaran pengganti itu sudah dimasukkan dalam APBN, Bambang memastikan belum masuk. Menurut Bambang seharusnya dimasukkan dalam APBNP. Akan tetapi sampai saat ini belum dimasukkan APBNP.

"Janjinya masuk APBNP tapi nyatanya masih belum. Ini yang harus didorong daripada anggaran untuk infrastruktur tak jelas dan tanpa ada efek ekonomi. Ini desakan masyarakat, pengusaha dan saya sendiri," tegasnya.

Selain itu, Bambang berjanji akan memperjuangkan rencana perluasan tanggul dari PPLS seluas 5 hektar yang menelan anggaran Rp 200 miliar.

"Anggaran itu bisa naik turun agar aliran lumpur tak mengandalkan mesin dan tidak memicu tanggul jebol. Aliran ke selatan ke Sungai Porong. Ini juga kami perjuangkan. Termasuk kandungan lumpur harus dikaji agar bisa dimanfaatkan," pintahnya.

Sementara Kabag Tata Usaha (TU) PPLS, Derry Stya Mandala menilai lahan perluasan tanggul lumpur sudah dibebaskan PPLS. Saat ini tinggal membangun kanal dan tanggul agar lumpur bisa mengalir alami tanpa mesin melintasi Desa Mindi dan Desa Besuki.

"Karena kalau hanya mengandalkan mesin terus tak bertahan lama. Usulan pembuatan tanggul dan kanal grafitasi itu kami menganalisa lebih hemat dari pada mengandalkan mesin (mekanik)," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Sidak Dewan Sidoarjo di Sejumlah Karaoke di Eks Tol Jabon Diduga Bocor, Karaoke Segelan Buka Lagi Usai Petugas Pergi

Sidak Dewan Sidoarjo di Sejumlah Karaoke di Eks Tol Jabon Diduga Bocor, Karaoke Segelan Buka Lagi Usai Petugas Pergi

Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Upaya penertiban tempat hiburan malam (karaoke) tak berizin di kawasan eks Tol Jabon oleh tim gabungan Komisi A DPRD Kabupaten…

Luruskan Tuduhan Proyek Paving Rp 352 Juta, Kades dan Warga Tanggul Wonoayu Buka Suara

Luruskan Tuduhan Proyek Paving Rp 352 Juta, Kades dan Warga Tanggul Wonoayu Buka Suara

Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo memberikan klarifikasi resmi meluruskan tuduhan miring …

Ribuan Anak Padati Lapangan Pasmar 2, Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pintar Bisa Dipelajari, Kejujuran Harus Dicetak Dini

Ribuan Anak Padati Lapangan Pasmar 2, Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pintar Bisa Dipelajari, Kejujuran Harus Dicetak Dini

Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Lapangan Pasmar 2 Gedangan, Sidoarjo tampak semarak dan penuh keceriaan, Sabtu (24/10/2026). Tidak kurang dari 5.000…

Diduga Tabrak Peraturan Musdes dan Temukan 177 Data Penerima Bermasalah, Penyaluran Bantuan Kalimati Diadukan Dewan

Diduga Tabrak Peraturan Musdes dan Temukan 177 Data Penerima Bermasalah, Penyaluran Bantuan Kalimati Diadukan Dewan

Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dugaan pelanggaran prosedur dan semrawutnya data penerima bantuan pangan beras 30 kilogram di Desa Kalimati, Kecamatan Tarik,…

Perkuat Sinergi hingga Akar Rumput, Bupati dan Kapolresta Sidoarjo Gelar Subuh Keliling Perdana di Waru

Perkuat Sinergi hingga Akar Rumput, Bupati dan Kapolresta Sidoarjo Gelar Subuh Keliling Perdana di Waru

Sabtu, 24 Okt 2026 14:06 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:06 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo resmi meluncurkan program …

Sentuhan Hangat di Waru, Bupati Subandi Turun Langsung Bedah Rumah dan Bagikan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Sentuhan Hangat di Waru, Bupati Subandi Turun Langsung Bedah Rumah dan Bagikan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Sabtu, 24 Okt 2026 09:38 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 09:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan gas dalam mempercepat program jaring pengaman sosial dan perbaikan…