Sembilan Bulan Belum Ada Perkembangan, Warga Medaeng Tagih Janji Kejaksaan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
NAGIH JANJI - Perwakilan warga Desa Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo mendatangi kantor Kejari Sidoarjo menagih janji tim penyidik yang menangani kasus dugaan penyewaan TKD seluas 5.000 - 6.000 meter persego dengan sistem BOT, Kamis (03/05/2018).
NAGIH JANJI - Perwakilan warga Desa Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo mendatangi kantor Kejari Sidoarjo menagih janji tim penyidik yang menangani kasus dugaan penyewaan TKD seluas 5.000 - 6.000 meter persego dengan sistem BOT, Kamis (03/05/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sekitar 5 perwakilan warga Desa Madeang, Kecamatan Waru, Sidoarjo mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Kamis (03/05/2018). Mereka menuntut janji tim penyidik Kejari Sidoarjo yang berjanji banyak menyelesaikan perkara kasus dugaan penyewaan TKD itu sekitar sebulan sejak 28 Maret 2018 mereka mendatangi Kejari Sidoarjo.

Berdasarkan datanya, lahan Tanah Kas Desa (TKD) yang disewakan ke pihak ketiga itu, seluas 5.000 sampai 6.000 meter persegi. TKD itu disewakan dengan sistem BOT senilai Rp 3 miliar selama 20 tahun mulai Tahun 2011. Lahan dijadikan pasar desa terbagi atas Blok Kuliner, Blok A sampai Blok D serta Blok Pertokoan. Namun hingga kini, baru beberapa stan saja yang beroperasi dari hasil menyewa ke pengembang.

"Kami sudah datang kesini (Kejaksaan) mempertanyakan perkembangan perkara ini sudah 3 kali. Yakni Januari, Maret dan Mei ini. Kasus ini sudah kami laporkan sembilan bulan sejak Agustus 2017 lalu hingga kini belum ada perkembangan. Makanya kami tagih janji Kajari dari hasil pertemuan 28 Maret lalu. Katanya kasus Medaeng ini sebulan bisa diselesaikan," terang Koordinator warga, Sulaji kepada republikjatim.com, Kamis (03/05/2018).

Oleh karenanya, lanjut Sulaji pihaknya bakal melaporkan kasus ini ke Kejati Jatim dan ke KPK jika tidak ada perkembangan penyelidikan. Hal ini disebabkan sekitar 9 bulan perkaranya tidak ada perkembangan. Padahal, seluruh barang bukti sudah diberikan ke penyidik Kejari Sidoarjo.

"Kalau perkara tak ditangani sungguh-sungguh kami akan melangkah ke Kejati dan KPK. Karena sudah lama dan penyewa seharusnya warga Medaeng di TKD yang dijadikan pasar itu kenyatannya banyak orang luar yang menyewa," imbuhnya.

Mantan Sekdes Medaeng, Sukirno yang ikut warga menuju Kejari Sidoarjo mengaku tidak tahu menahu soal penyewaan TKD itu. Menurutnya, dirinya juga tak masuk kepanitiaan dan tidak menerima uang dari persewaan tanah itu.

"Tahunya sedikit. Karena sejak awal saya tidak mau diajak rapat bahas penyewaan TKD dengan Pak Kades dan BPD," kata pria yang menjadi staf di Kecamatan Waru ini.

Sementara perwakilan warga ini ditemui Kasi Intel Kejari Sidoarjo, Idham Kholid. Idham menegaskan untuk Pulbaket dan Puldata kasus TKD Medaeng sudah cukup. Namun untuk melangkah selanjutnya pihaknya msih bakal menggelar rapat besar (ekpose) bersama Kepala Kejari Sidoarjo, Budi Handaka yang saat ini sedang diluar kota.

"Untuk puldata dan pulbaketnya cukup. Menunggu hasil rapat bersama Pak Kajari dulu hasilnya," pungkasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Sidak Dewan Sidoarjo di Sejumlah Karaoke di Eks Tol Jabon Diduga Bocor, Karaoke Segelan Buka Lagi Usai Petugas Pergi

Sidak Dewan Sidoarjo di Sejumlah Karaoke di Eks Tol Jabon Diduga Bocor, Karaoke Segelan Buka Lagi Usai Petugas Pergi

Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Upaya penertiban tempat hiburan malam (karaoke) tak berizin di kawasan eks Tol Jabon oleh tim gabungan Komisi A DPRD Kabupaten…

Luruskan Tuduhan Proyek Paving Rp 352 Juta, Kades dan Warga Tanggul Wonoayu Buka Suara

Luruskan Tuduhan Proyek Paving Rp 352 Juta, Kades dan Warga Tanggul Wonoayu Buka Suara

Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo memberikan klarifikasi resmi meluruskan tuduhan miring …

Ribuan Anak Padati Lapangan Pasmar 2, Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pintar Bisa Dipelajari, Kejujuran Harus Dicetak Dini

Ribuan Anak Padati Lapangan Pasmar 2, Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pintar Bisa Dipelajari, Kejujuran Harus Dicetak Dini

Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Lapangan Pasmar 2 Gedangan, Sidoarjo tampak semarak dan penuh keceriaan, Sabtu (24/10/2026). Tidak kurang dari 5.000…

Diduga Tabrak Peraturan Musdes dan Temukan 177 Data Penerima Bermasalah, Penyaluran Bantuan Kalimati Diadukan Dewan

Diduga Tabrak Peraturan Musdes dan Temukan 177 Data Penerima Bermasalah, Penyaluran Bantuan Kalimati Diadukan Dewan

Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dugaan pelanggaran prosedur dan semrawutnya data penerima bantuan pangan beras 30 kilogram di Desa Kalimati, Kecamatan Tarik,…

Perkuat Sinergi hingga Akar Rumput, Bupati dan Kapolresta Sidoarjo Gelar Subuh Keliling Perdana di Waru

Perkuat Sinergi hingga Akar Rumput, Bupati dan Kapolresta Sidoarjo Gelar Subuh Keliling Perdana di Waru

Sabtu, 24 Okt 2026 14:06 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:06 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo resmi meluncurkan program …

Sentuhan Hangat di Waru, Bupati Subandi Turun Langsung Bedah Rumah dan Bagikan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Sentuhan Hangat di Waru, Bupati Subandi Turun Langsung Bedah Rumah dan Bagikan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Sabtu, 24 Okt 2026 09:38 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 09:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan gas dalam mempercepat program jaring pengaman sosial dan perbaikan…