Korban Sipoa Ngaku Tak Pernah Laporan Resmi Kasus Penodongan Pistol

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KLARIFIKASI - Salah seorang korban penipuan PT Sipoa, Adi Sucipto (40) yang sempat ditodong pistol BS mengklarifikasi dengan mengaku tidak pernah melaporkan secara resmi kasus penodongannya ke Polresta Sidoarjo, Sabtu (21/04/2018).
KLARIFIKASI - Salah seorang korban penipuan PT Sipoa, Adi Sucipto (40) yang sempat ditodong pistol BS mengklarifikasi dengan mengaku tidak pernah melaporkan secara resmi kasus penodongannya ke Polresta Sidoarjo, Sabtu (21/04/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Salah seorang korban kasus dugaan penipuan Apartemen Sipoa di Desa Tambakoso, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Adi Sucipto mendadak melaksanakan klarifikasi di salah satu ruang Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo, Sabtu (21/04/2018). Pria 40 tahun yang belum dikaruniai anak ini mengaku tidak pernah melaporkan kasus penodongan dirinya secara resmi ke Polresta Sidoarjo. Alasannya, dirinya tidak mau memperpanjang masalah dirinya yang diduga ditodong pistol, BS itu lantaran ingin masalah itu segera selesai.

"Kasus penodongan sudah saya melupakan itu. Saya tak melanjutkannya lagi daripada saya berlarut-larut mengurusi masalah itu. Termasuk uang pembayaran saya Rp 150 juta balik apa tidaj terserah. Saya sudah mengikhlaskannya," terang Adi Sucipto warga Desa Tebel, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo ini kepada republikjatim.com, Sabtu (21/04/2018) di Polresta Sidoarjo.

Pria yang bekerja sebagai Porter di Bandara Internasional Juanda ini mengaku membeli 2 unit apartemen Sipoa lantaran berkeinginan untuk ditempati orang-orang yang belum memiliki rumah. Pesanan itu ada di Royal Mutiara Residen (RMR) Desa Tambakoso, Kecamatan Waru.

"Karena ada pameran di Sun City dan ada pembukaan pameran serta ada Bupati dan diyakinkan penanggungjawabnya orang Sidoarjo. Jadi saya pesan. Realisasinya di City of Tomorrow," imbuhnya.

Sedangkan kasus penodongan dirinya terjadi bersamaan saat korban Sipoa berdemo. Saat ini diribya setelah salat di Departemen Pariwisata. Mendadak ditodong pistol di lehernya bersamaan banyaknya pendemo membuat saya tertutup orang lainnya.

"Yang menodong saya hanya bilang. Awas saya mau buru-buru ke Bali. Nah dia niat menodong saya atau tidak saya tidak tahu. Yang jelas saya mau kasus ini selesai karena memang tak ada laporan polisi dan buktinya," katanya.

Saat itu, Adi mengaku hanya ingin mendinginkan suasana. Oleh karenanya dirinya ke Polresta Sidoarjo dengan sejumlah saksi. Akan tetapi tidak laporan melainkan hanya konsultasi.

"Ini tak ada tekanan tapi inisiatif saya sendiri. Saya ambil 2 unit sudah lunas Rp 240 juta beserta pajaknya tidak masalah. Semua sudah saya ikhlaskan. Dulu setoran saya Rp 2 jutaan lewat transfer bank PT Sipoa Jaya," tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris mengakui Adi Sucipto korban Sipoa ini datang ke Polresta hanya untuk mengadu saja. Menurutnya, tidak ada laporan resmi terkait kasus penodongan itu.

"Kami hadirkan korban ini supaya jelas duduk perkaranyqla dan tak ada simpang siur informasi," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Sidak Dewan Sidoarjo di Sejumlah Karaoke di Eks Tol Jabon Diduga Bocor, Karaoke Segelan Buka Lagi Usai Petugas Pergi

Sidak Dewan Sidoarjo di Sejumlah Karaoke di Eks Tol Jabon Diduga Bocor, Karaoke Segelan Buka Lagi Usai Petugas Pergi

Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Upaya penertiban tempat hiburan malam (karaoke) tak berizin di kawasan eks Tol Jabon oleh tim gabungan Komisi A DPRD Kabupaten…

Luruskan Tuduhan Proyek Paving Rp 352 Juta, Kades dan Warga Tanggul Wonoayu Buka Suara

Luruskan Tuduhan Proyek Paving Rp 352 Juta, Kades dan Warga Tanggul Wonoayu Buka Suara

Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo memberikan klarifikasi resmi meluruskan tuduhan miring …

Ribuan Anak Padati Lapangan Pasmar 2, Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pintar Bisa Dipelajari, Kejujuran Harus Dicetak Dini

Ribuan Anak Padati Lapangan Pasmar 2, Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pintar Bisa Dipelajari, Kejujuran Harus Dicetak Dini

Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Lapangan Pasmar 2 Gedangan, Sidoarjo tampak semarak dan penuh keceriaan, Sabtu (24/10/2026). Tidak kurang dari 5.000…

Diduga Tabrak Peraturan Musdes dan Temukan 177 Data Penerima Bermasalah, Penyaluran Bantuan Kalimati Diadukan Dewan

Diduga Tabrak Peraturan Musdes dan Temukan 177 Data Penerima Bermasalah, Penyaluran Bantuan Kalimati Diadukan Dewan

Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dugaan pelanggaran prosedur dan semrawutnya data penerima bantuan pangan beras 30 kilogram di Desa Kalimati, Kecamatan Tarik,…

Perkuat Sinergi hingga Akar Rumput, Bupati dan Kapolresta Sidoarjo Gelar Subuh Keliling Perdana di Waru

Perkuat Sinergi hingga Akar Rumput, Bupati dan Kapolresta Sidoarjo Gelar Subuh Keliling Perdana di Waru

Sabtu, 24 Okt 2026 14:06 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:06 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo resmi meluncurkan program …

Sentuhan Hangat di Waru, Bupati Subandi Turun Langsung Bedah Rumah dan Bagikan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Sentuhan Hangat di Waru, Bupati Subandi Turun Langsung Bedah Rumah dan Bagikan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Sabtu, 24 Okt 2026 09:38 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 09:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan gas dalam mempercepat program jaring pengaman sosial dan perbaikan…