Ancaman Jantung Sasar Usia Muda, YJI Sidoarjo Ajak Masyarakat Kampanyekan Pola Hidup Sehat

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
YJI - Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Sidoarjo dr Sriatun Subandi dalam seminar peringatan Hari Jantung Sedunia bertema 45 Tahun Menjaga Masa Depan Negeri yang digelar meriah di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Kamis (22/10/2026).
YJI - Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Sidoarjo dr Sriatun Subandi dalam seminar peringatan Hari Jantung Sedunia bertema 45 Tahun Menjaga Masa Depan Negeri yang digelar meriah di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Kamis (22/10/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penyakit jantung tidak lagi identik sebagai penyakit usia lanjut. Tren gangguan kardiovaskular kini kian mengintai generasi muda, menuntut kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat untuk mulai membenahi gaya hidup sejak dini.

​Pesan penting itu, ditegaskan Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Sidoarjo, dr Sriatun Subandi dalam seminar peringatan Hari Jantung Sedunia bertema 45 Tahun Menjaga Masa Depan Negeri yang digelar meriah di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo.

​Dalam paparannya, dr Sriatun mengungkapkan penyakit jantung dan pembuluh darah masih memegang predikat sebagai penyebab kematian terbesar di dunia. Dampaknya, tidak hanya pada kesehatan saja, akan tetapi juga membawa beban finansial yang amat besar bagi negara.

​Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, pembiayaan untuk penanganan penyakit jantung dan stroke dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menembus angka fantastis Rp 22,8 triliun sepanjang Tahun 2023.

​"Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan prevalensi penyakit jantung mencapai 0,85 persen secara nasional. Yang mengejutkan, kelompok usia muda 25 - 34 tahun sudah mencatatkan prevalensi sebesar 0,15 persen. Ini sinyal kuat bahwa generasi muda tidak boleh lagi abai," ujar dr Sriatun.

​Menurut dr Sriatun, sebagian besar faktor risiko penyakit jantung berakar dari kebiasaan sehari-hari yang sering dianggap sepele. Diantaranya seperti minimnya aktivitas fisik dan olahraga, 
kurangnya konsumsi buah dan sayur, kebiasaan merokok dan konsumsi berlebihan gula, garam dan lemak.

"​Untuk menekan laju penyakit ini, YJI Sidoarjo mendorong langkah promotif dan preventif secara masif. Masyarakat diimbau untuk kembali ke dasar gaya hidup sehat yakni rutin bergerak dan menjaga asupan gizi seimbang," ungkapnya.

​Menjaga kesehatan jantung, lanjut dr Sriatun merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan sinergis antara tenaga kesehatan, keluarga hingga komunitas masyarakat.

​Peringatan Hari Jantung Sedunia di Pendopo Delta Wibawa ini tidak sekadar diisi dengan seminar edukatif. Ratusan peserta dari kalangan umum, komunitas olahraga, Kepala Puskesmas hingga organisasi kemasyarakatan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan interaktif. Diantaranya kompetisi penyerahan penghargaan Lomba Senam Jantung Sehat beregu antarkelompok Klub Jantung Sehat (KJS), kepedulian sosial yakni pembagian paket sembako khusus bagi para penderita penyakit jantung serta deteksi dini dengan layanan pemeriksaan kesehatan jantung gratis untuk para peserta.

"​Melalui giat ini, YJI Sidoarjo berharap kesadaran pencegahan dini makin meluas, sehingga masyarakat dapat membiasakan pola hidup sehat demi investasi masa depan yang lebih bugar," pungkasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Kerahkan 600 Personel dan 2 Ekskavator, Pemkab Sidoarjo Ratakan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Waru - Buduran

Kerahkan 600 Personel dan 2 Ekskavator, Pemkab Sidoarjo Ratakan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Waru - Buduran

Rabu, 21 Okt 2026 22:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 22:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan ketegasannya dalam mengurai kemacetan dan menata estetika kota. Sebanyak 600…

Sidoarjo Catat Kemiskinan Terendah se Jatim, Bupati Subandi Genjot Sinergi Janjikan Kenaikan Gaji PPPK Paruh Waktu

Sidoarjo Catat Kemiskinan Terendah se Jatim, Bupati Subandi Genjot Sinergi Janjikan Kenaikan Gaji PPPK Paruh Waktu

Rabu, 21 Okt 2026 20:49 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:49 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabupaten Sidoarjo berhasil mengukuhkan posisinya sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah untuk kategori kabupaten di…

Gebrakan Sidoarjo Dekatkan Layanan One Desk Stop Service di Buduran, Wabup Mimik Tekankan 80 % Tenaga Kerja Lokal

Gebrakan Sidoarjo Dekatkan Layanan One Desk Stop Service di Buduran, Wabup Mimik Tekankan 80 % Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 21 Okt 2026 18:05 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 18:05 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus berinovasi untuk memanjakan para pelaku usaha sekaligus menekan angka pengangguran…

Rayakan Hari Santri, Bupati Subandi Lepas Touring Motoran Santun Menuju Pendopo Sidoarjo

Rayakan Hari Santri, Bupati Subandi Lepas Touring Motoran Santun Menuju Pendopo Sidoarjo

Rabu, 21 Okt 2026 16:55 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 16:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Sidoarjo berlangsung meriah dan unik. Ratusan santri bersama jajaran…

Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan, Bupati Subandi Instruksikan Normalisasi Sungai di Wonoayu Digenjot

Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan, Bupati Subandi Instruksikan Normalisasi Sungai di Wonoayu Digenjot

Rabu, 21 Okt 2026 12:37 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 12:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang tibanya musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bergerak cepat memetakan dan mengantisipasi potensi…

Wujud Sinergi dan Kebersamaan, Bupati Subandi dan Tokoh Lintas Agama Doa Bersama 2 Tahun Pemerintahan Prabowo - Gibran

Wujud Sinergi dan Kebersamaan, Bupati Subandi dan Tokoh Lintas Agama Doa Bersama 2 Tahun Pemerintahan Prabowo - Gibran

Rabu, 21 Okt 2026 09:19 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:19 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Selasa (20/10/2026) malam. Bupati Sidoarjo,…