Babak Baru Kasus TKD Damarsi Jadi Rumah Kos Elite, Pembeli dan Pemasok Material Diperiksa Lagi Pidsus Kejari Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KETERANGAN - Tim Penyidik Pidsus Kejari Sidoarjo memeriksa dua figur penting berkaitan langsung rumah kos elite koordinator warga Penghuni Rumah Kos Elite Damarsi Soehargono dan pemasok material pembangunan, Mashuda alias Bagong, Senin (19/10/2026).
KETERANGAN - Tim Penyidik Pidsus Kejari Sidoarjo memeriksa dua figur penting berkaitan langsung rumah kos elite koordinator warga Penghuni Rumah Kos Elite Damarsi Soehargono dan pemasok material pembangunan, Mashuda alias Bagong, Senin (19/10/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penyelidikan kasus alih fungsi Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi seluas 3.500 meter persegi yang berubah menjadi puluhan rumah kos elite di Sidoarjo terus bergulir di bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo. 

​Terbaru, penyidik Pidsus Kejari Sidoarjo memanggil dan memeriksa dua figur penting yang berkaitan langsung dengan proyek itu. Yakni Koordinator warga Penghuni Rumah Kos Elite Damarsi, Soehargono serta pemasok material pembangunan, Mashuda alias Bagong.

​Dalam keterangannya usai pemeriksaan, Soehargono mengungkapkan pemanggilan kali ini merupakan pendalaman lanjutan dari pemeriksaan sebelumnya yang telah dilakukan sejak bulan Juli. Ia menjelaskan dirinya membeli lahan itu, pada Januari 2024 melalui kantor notaris. 

​"Saya beli lahan Januari 2024. Karena kantor PT-nya berada di sebelah lahan itu dan transaksinya dilakukan di kantor notaris dengan pencatatan warkah (Yanuar) kami yakin tidak ada masalah soal rumah kos itu," ujar Soehargono usai pemeriksaan.

​Selama kurun waktu dua tahun beroperasi, operasional rumah kos elite itu, berjalan lancar tanpa hambatan hingga akhirnya polemik muncul pasca adanya aksi demonstrasi yang mengungkap status lahan itu, sebagai TKD.

"​Dari total unit yang dibangun, saat ini tercatat sekitar 12 rumah kos yang telah dihuni secara penuh pemiliknya. Bahkan, para penghuni sempat dikejutkan dengan insiden tekanan psikologis yang dialami salah satu penghuni hingga berdampak fatal hingga meninggal dunia," ungkapnya.

​Sebagai perwakilan warga penghuni, Soehargono berharap ada solusi win-win melalui jalur kompromi dengan pihak desa, BPD maupun pemerintah setempat. Warga membuka ruang dialog agar status tanah dapat diselesaikan secara manusiawi.

"Karena sebenarnya, pihak desa tetap mendapatkan pendapatan sewa, sementara hak-hak para pembeli sebagai korban terlindungi pula," tegasnya.

​Sementara pemasok material pembangunan, Mashuda alias Bagong yang telah menjalani pemeriksaan hingga tiga kali oleh pihak penyidik, membeberkan sejumlah fakta mengejutkan. Ia mengaku berani memasok material bangunan dan terlibat dalam proyek itu, karena proses perizinan dan transaksi telah disetujui Kepala Desa (Kades) serta pengembang (pemilik property), Agus Nasroni. 

​"Saya berani beli dan memasok material karena Kepala Desanya sudah ACC (menyetujui) sama pembeli sekaligus pengembangnya, Pak Agus Nasroni," ungkap Mashuda.

​Mashuda juga mengklaim dalam proses pengurukan lahan, kepala desa setempat bersama pihak BPD hadir secara langsung di lokasi awal pengurukan.

"Bahkan, proses kepulangan turut dibekali dengan berkas dan amplop yang berisi uang," ungkapnya.

Sementara hingga saat ini, pihak Pidsus Kejari Sidoarjo masih terus mendalami alat bukti serta meminta keterangan lanjutan dari sejumlah saksi. Hal itu, mengusut tuntas aliran dan legalitas hukum di balik alih fungsi TKD Damarsi ini. 

"Sampai saat ini, tim penyidik Pidsus masih mendalami proses penyelidikan perkara ini. Karena saksi kunci dalam perkara ini, memang butuh keterangan saksi kunci, Agus Nasroni sebagai pengembangan," pungkas Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo, Sigit Sambodo. Ary/Waw

Berita Terbaru

Waspadai Ancaman Sesar Waru M 6,8, BMKG dan Pemkab Sidoarjo Gembleng Warga Lewat Sekolah Lapang Gempa

Waspadai Ancaman Sesar Waru M 6,8, BMKG dan Pemkab Sidoarjo Gembleng Warga Lewat Sekolah Lapang Gempa

Sabtu, 17 Okt 2026 21:26 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 21:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Keberadaan struktur patahan aktif Sesar Waru yang melintasi wilayah Kabupaten Sidoarjo kini menjadi perhatian serius.…

Wujud Nyata Program ASRI, Kader Gerindra Sidoarjo Rayakan HUT Ke 75 Presiden Prabowo Lewat Hijaukan Kota Delta

Wujud Nyata Program ASRI, Kader Gerindra Sidoarjo Rayakan HUT Ke 75 Presiden Prabowo Lewat Hijaukan Kota Delta

Sabtu, 17 Okt 2026 17:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 17:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Memperingati Hari Ulang Tahun ke 75 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Kabupaten Sidoarjo…

Momentum Sumpah Pemuda, HMI Sidoarjo Desak Polri Sikat Habis Bandar Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Momentum Sumpah Pemuda, HMI Sidoarjo Desak Polri Sikat Habis Bandar Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Sabtu, 17 Okt 2026 13:28 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum krusial untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa dari ancaman bahaya…

Sambut Hari Pangan Sedunia, Pemkab Sidoarjo Gelar Pasar Murah Serbu di 18 Kecamatan

Sambut Hari Pangan Sedunia, Pemkab Sidoarjo Gelar Pasar Murah Serbu di 18 Kecamatan

Sabtu, 17 Okt 2026 12:58 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:58 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Pangan dan Pertanian…

Sambangi Industri Sepeda Terbesar Asia di Sidoarjo, Wapres Gibran Dorong Selaraskan Pendidikan Vokasi dan Dunia Kerja

Sambangi Industri Sepeda Terbesar Asia di Sidoarjo, Wapres Gibran Dorong Selaraskan Pendidikan Vokasi dan Dunia Kerja

Sabtu, 17 Okt 2026 12:35 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat…

Kisah "ROKET" dan Mitos BPJS Bikin Penyakit Gatal Minta Dirawat di IGD serta Layanan Tanpa Tunggakan ala RSI Siti Hajar

Kisah "ROKET" dan Mitos BPJS Bikin Penyakit Gatal Minta Dirawat di IGD serta Layanan Tanpa Tunggakan ala RSI Siti Hajar

Sabtu, 17 Okt 2026 06:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 06:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Keberadaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kerap diwarnai dengan cerita-cerita unik di masyarakat. Direktur …