Warga Kepatihan Luruk Kejaksaan Tuntut Pungli PSTL Diusut Tuntas

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TUNTUT PERKARA - Puluhan warga Desa Kepatihan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo mendemo kantor Kejaksaan Negeri ( Kejari) Sidoarjo menuntut kasus dugaan pungli PTSL di desanya diusut tuntas, Rabu (18/04/2018).
TUNTUT PERKARA - Puluhan warga Desa Kepatihan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo mendemo kantor Kejaksaan Negeri ( Kejari) Sidoarjo menuntut kasus dugaan pungli PTSL di desanya diusut tuntas, Rabu (18/04/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Puluhan warga Desa Kepatihan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo meluruk kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Rabu (18/04/2018). Mereka menutut tim penyidik Pidsus Kejari Sidoarjo mengusut tuntas kasus dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2017 diluar anggaran yang ditetapkan Rp 150.000 per pemohon.

Hal ini disebabkan adanya pemohon yang dimintai tambahan biaya Rp 500.000 per pemohon. Alasan panitia dan Kades Kepatihan, selama ditanya pemohon untuk membayar uang ke notaris.

Dalam aksinya itu, warga membawa sejumlah spanduk kecaman. Diantaranya Kami Minta Pungli Prona Kepatihan Jadi Prioritas Kejari Sidoarjo Usut Tuntas!!, Periksa Kades Kepatihan, Penjarakan Koruptor Prona Kepatihan dan Tahan Koruptor Prona Kepatihan.

"Kami menuntut perkara pungli Prona di kampung kami diproses tuntas. Karena ada tambahan Rp 500.000 per pemohon diluar pembayaran Rp 150.000 sesuai SKB 3 menteri," terang koordinator Aksi, Sutaji kepada republikjatim.com, Rabu (18/04/2018).

Menurut Sutaji jika di kampung lainnya tak ada iuran diluar Rp 150.000. Padahak, di kampungnya ada 1.500 pemohon.

"Panitia dan pejabat desa harus tanggung jawab dan diperiksa," pintahnya.

Sementara itu, dalam pertemuan itu 5 perwakilan warga ditemui Kasi Intel, Idham Khalid dan Kepala Kejari Sidoarjo, Budi Handaka. Menurut Budi dari 1.500 pemohon ada 651 pemohon yang ditarik Rp 500.000 untuk akta notaris atau akta validasi.

"Karena perolehan tanahnya di atas Tahun 1997 maka ada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 1997. Isinya semua tanah yang diperoleh setelah tahun itu harus pakai akte otentik (akte notaris). Makanya itu tarikan Rp 500.000 sudah murah. Tapi perkara ini tetap kami dalami kalau masih ada yang ditarik diluar 651 bidang itu," tandas mantan Aspidum Kejati NTT ini. Waw

Tag :

Berita Terbaru

KPU Sidoarjo Percepat Akselerasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan 2026

KPU Sidoarjo Percepat Akselerasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan 2026

Rabu, 25 Mar 2026 09:40 WIB

Rabu, 25 Mar 2026 09:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo secara resmi menerima hasil sinkronisasi Data Penduduk Potensial Pemilih…

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

Sabtu, 21 Mar 2026 20:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 20:49 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mengajak masyarakat memperkuat silaturahmi dan saling memaafkan pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447…

Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Sabtu, 21 Mar 2026 18:28 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 18:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Inspeksi Mendadak (Sidak) dilaksankan Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Forkopimda Sidoarjo ke sejumlah pos pengamanan pada …

Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Jumat, 20 Mar 2026 17:11 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 17:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana di Perum TNI AL Blok C1 No 18, Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi, Sidoarjo tampak berbeda dari hari biasanya. Sejak…

Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Jumat, 20 Mar 2026 16:07 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 16:07 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Sidoarjo yang dijadwalkan pada awal April mendatang, tensi politik di internal partai…

DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Jumat, 20 Mar 2026 13:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Gejolak internal mulai memanas di tubuh DPC PKB Sidoarjo menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab). Pernyataan Bupati…