Tak Kunjung Selesai, Proyek FR Sidoarjo - Waru Terganjal Pembebasan Lahan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BELUM SELESAI - Salah satu sudut jalur Frontage Road (FR) yang bakal segera dibangun dan hingga kini belum selesai dikerjakan, Minggu (08/04/2018).
BELUM SELESAI - Salah satu sudut jalur Frontage Road (FR) yang bakal segera dibangun dan hingga kini belum selesai dikerjakan, Minggu (08/04/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kendati sudah berjalan bertahun-tahun, proyek pembangunan Frontage Road (FR) Sidoarjo - Waru, hingga kini tampak berjalan di tempat. Hal ini disebabkan pembebasan lahan untuk jalur pengurai kemacetan itu, masih banyak lahan yang belum dibebaskan.

Kendati demikian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Sidoarjo bakal fokus membebaskan lahan untuk pembangunan proyek FR itu.

"Hingga kini masih ada tujuh desa dan 20 perusahaan yang mengganjal proyek jalan pendamping jalan protokol ini. Makanya yahun ini masalah pembebasan lahan harus tuntas. Itu target kami," terang Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Jalan dan Jembatann Dinas PUPR Pemkab Sidoarjo, Judi Tetra Hastoto, Minggu (08/04/2018).

Lebih jauh, pria yang akrab dipanggil Yudi ini menguraikan dari delapan desa yang terkena proyek, hanya Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan yang pembebasannya tuntas. Oleh karena itu, masih ada tujuh desa yang belum dibebaskan. Masing-masing adalah Desa Waru, Kedungrejo, Tebel, Gedangan, Sruni, Banjarkemantren, dan Buduran.

"Sedangkan jumlah perusahaan yang terkena proyek, awalnya sebanyak 31 perusahaan. Ke-31 perusahaan ini diminta untuk menghibahkan lahannya. Dari metode itu, sebanyak 11 perusahaan sudah menghibahkan lahannya. Tinggal 20 perusahaan yang belum (menghibahkan lahannya)," imbuhnya.

Yudi mengakui pihaknya pihaknya masih berupaya melakukan pendekatan dengan PT Semen Indonesia yang merupakan induk perusahaan dari PT Varia Usaha Beton, sebuah perusahaan yang ada di Desa Waru. Rencana hibah itu masih disampaikan ke pimpinannya di PT Semen Indonesia di pusat.

"Ditunggu saja, hasilnya. Yang jelas, tahun ini harus sudah tuntas sesuai targatnya," tegasnya.

Sementara itu, kata Yudi sejumlah upaya dan berbagai langkah dilakukan untuk mendukung Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sidoarjo dalam masalah pembebasan lahan untuk FR. Saat ini BPN Sidoarjo dijadikan team leader dan institusi vertikal membentuk Satgas. Tugasnya untuk masalah pengukuran dan administrasi pertanahan, semuanya berada di ranah BPN.

"Makanya BPN ditunjuk sebagai team leader. Meski lahan belum terbebaskan seluruhnya, Dinas PUPR telah memulai pembangunan FR. Dari 13 jembatan yang ada, dinas telah membangun dua jembatan. Salah satunya adalah jembatan di dekat PT Avian, Buduran. Sedangkan jalannya, kami sudah dibangun sejauh 2 kilometer dari 9,2 kilometer yang direncanakan," pungkasnya.

Diketahui, proyek FR bakal menghabiskan anggaran sekitar Rp 84 miliar. Awalnya, proyek ini dikalkulasi hanya akan menelan anggaran sekitar Rp 45 miliar, yang merupakan hadiah pemerintah pusat karena Sidoarjo dinilai mampu mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) empat kali berturut-turut.  Namun, setelah dihitung anggaran sebesar itu ternyata belum cukup. Melihat kekurangan ini, Pemkab Sidoarjo menggelar rapat dan Dinas PUPR diminta untuk memaparkan kebutuhan anggaran yang nilainya mencapai Rp 84 miliar itu. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Senin, 02 Feb 2026 15:25 WIB

Senin, 02 Feb 2026 15:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Sidoarjo, mulai melaksanakan Manasik Haji di Five Hotel Sidoarjo, Senin…

Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Senin, 02 Feb 2026 15:08 WIB

Senin, 02 Feb 2026 15:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo kembali menggelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (01/02/2026). Kegiatan ini, dalam…

Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Senin, 02 Feb 2026 14:11 WIB

Senin, 02 Feb 2026 14:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mendadak berkirim surat (somasi) untuk mengembalikan tiga berkas sertifikat tanah yang beralas hak…

Masuk Agenda Wisata, Sedengan Mijen Krian Sedekah Tumpeng Tempe Raksasa Tarik Wisatawan Jadi Rebutan Warga

Masuk Agenda Wisata, Sedengan Mijen Krian Sedekah Tumpeng Tempe Raksasa Tarik Wisatawan Jadi Rebutan Warga

Minggu, 01 Feb 2026 21:26 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 21:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Tahun 2026 diwarnai beragam kegiatan sosio-kultural yang sarat nilai…

Ribuan Warga Antusias Car Free Day Perdana di JL Ahmad Yani Bersamaan Warga Penasaran Wajah Alun - Alun Sidoarjo

Ribuan Warga Antusias Car Free Day Perdana di JL Ahmad Yani Bersamaan Warga Penasaran Wajah Alun - Alun Sidoarjo

Minggu, 01 Feb 2026 20:11 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan A Yani, Sidoarjo, Minggu (01/02/2026). Ribuan warga…

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Usai berhasil merobohkan tembok batas di ujung Perumahan Mutiara Regency Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo mendadak petugas…