Tak Terima Diberhentikan Wadul Dewan, Temukan Pendamping Nyambi Agen Penyalur Bansos

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
HEARING - Sejumlah anggota dan pimpinan DPRD Sidoarjo menggelar hearing penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dengan agen dan pihak BNI Sidoarjo di ruang Paripurna DPRD Sidoarjo, Rabu (06/01/2021).
HEARING - Sejumlah anggota dan pimpinan DPRD Sidoarjo menggelar hearing penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dengan agen dan pihak BNI Sidoarjo di ruang Paripurna DPRD Sidoarjo, Rabu (06/01/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus agen penyalur Bantuan Sosial (Bansos) dari BNI kembali mencuat. Ini menyusul, adanya agen yang diberhentikan karena dinilai bersalah merasa tak terima, justru wadul ke DPRD Sidoarjo.

Kendati demikian, DPRD Sidoarjo justru menemukan ada dugaan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) merangkap menjadi agen penyalur Bansos.

Agen yang diberhentikan itu adalah Ny Ulfa. Dia memberanikan diri memberikan kesaksian di ruang rapat DPRD Sidoarjo. Dia merasa diberhentikan secara sepihak sebagai agen penyalur Bansos dari BNI.

"Saya diberhentikan itu, kesalahan saya apa juga tidak tau," ujarnya saat hearing, Rabu (06/01/2021).

Dalam hearing ini, perwakilan BNI Cabang Sidoarjo menjelaskan jika pemberhentian Agen Ulfa berdasarkan rekomendasi Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Sidoarjo. Sementara pihak Dinsos Pemkab Sidoarjo memberi rekomendasi berdasarkan rekom itu, berdasarkan rapat bersama Komisi D DPRD Sidoarjo beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori menjelaskan rekomendasi hearing yang dilakukan beberapa waktu itu tidak berdasarkan temuan bukti. Bahkan kualitas beras dengan harga jual tidak semestinya.

"Karena sudah dicek Kepala Bulog, yang ahli dalam pengadaan beras bantuan," tegasnya.

Dalam hearing itu, silang pendapat antara Agen Ulfa, Komisi D, hingga perwakilan pendamping PKH tak terelakkan. Mereka sama-sama memiliki berbagai bukti untuk mendukung argumentasinya masing-masing.

Sementara Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Kayan yang ikut hearing mengungkapkan pandangan lain. Bagi politisi Partai Gerindra ini, ketidakberesan penyaluran Bansos di Sidoarjo tidak hanya bertumpu pada agen penyalur dari bank yang nakal. Dirinya mendapat laporan jika ada oknum pendamping Bansos yang justru menyambi sebagai agen penyalur Bansos.

"Tindakan itu, jelas-jelas tidak boleh. Pendamping sebagai agen penyalur itu, jelas sudah menyalahi regulasi," jelasnya.

Kayan memberi peringatan tentang adanya oknum pendamping yang menyambi sebagai agen penyalur Bansos itu. Pihaknya bakal meneruskan persoalan itu ke pihak kepolisian atau kejaksaan jika tidak ada solusi hingga sebulan ke depan.

"Kami mendapatkan laporan di banyak lokasi. Ada yang di Prambon, ada yang di Krembung. Semuanya rebutan untuk jadi agen itu," ungkapnya.

Soal adanya Agen yang diberhentikan, Kayan menyarankan ada peninjauan ulang jika memang tidak ada bukti kekeliruan. Dia berharap permasalahan Bansos di Sidoarjo ke depan dapat berjalan dengan baik.

Sedangkan Kepala Dinsos Pemkab Sidoarjo, Tirto Adi mengaku sepakat jika penegakan baik agen ataupun oknum pendamping harus dikembalikan ke regulasi.

"Kalau ada rekomendasi untuk mereview (meninjau) kembali soal agen Ulfa akan dilakukan berdasarkan bukti baru," kilahnya.

Bagi M Dhamroni Chudlori dugaan permasalahan Bansos ini harus dituntaskan sampai ke akar-akarnya. Tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat Sidoarjo.

"Kalau pun ada pendamping yang jadi agen harus dibuktikan. Tidak boleh pilih kasih," tandas politikus senior PKB ini. Hel/Waw

Berita Terbaru

DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Jumat, 20 Mar 2026 13:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Gejolak internal mulai memanas di tubuh DPC PKB Sidoarjo menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab). Pernyataan Bupati…

Menembus Ombak Sungai, Perjalanan Tim CCD MBM Vancouver Puri Surya Jaya Serahkan Beras 700 Kilogram di Pesisir Sidoarjo

Menembus Ombak Sungai, Perjalanan Tim CCD MBM Vancouver Puri Surya Jaya Serahkan Beras 700 Kilogram di Pesisir Sidoarjo

Kamis, 19 Mar 2026 19:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 19:46 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mentari belum terlalu tinggi saat rombongan Tim Crisis Center Dhuafa (CCD) MBM Vancouver Puri Surya Jaya, Gedangan, Sidoarjo…

Pimpinan, Redaksi dan Manajemen republikjatim.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Idhul Fitri 1447 Hijriyah

Pimpinan, Redaksi dan Manajemen republikjatim.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Idhul Fitri 1447 Hijriyah

Kamis, 19 Mar 2026 13:36 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:36 WIB

Pimpinan, Redaksi dan Manajemen republikjatim.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Idhul Fitri 1447 Hijriyah Mohon Maaf Lahir dan…

Jenguk Wartawan Senior Hadi Suyitno, H Usman : Tenaga dan Pikirannya Masih Dibutuhkan Sidoarjo

Jenguk Wartawan Senior Hadi Suyitno, H Usman : Tenaga dan Pikirannya Masih Dibutuhkan Sidoarjo

Rabu, 18 Mar 2026 20:13 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 20:13 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, H Usman M Kes menunjukkan kepeduliannya terhadap insan pers dengan menjenguk wartawan senior,…

Bupati Subandi Apresiasi Bantuan Tiga Unit Sepeda Listrik CSR Indomaret untuk Satpol PP Sidoarjo

Bupati Subandi Apresiasi Bantuan Tiga Unit Sepeda Listrik CSR Indomaret untuk Satpol PP Sidoarjo

Rabu, 18 Mar 2026 18:51 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 18:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi menerima penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 3 unit sepeda listrik dari…

Ribuan Pemudik Diberangkatkan Bupati Sidoarjo, Pemkab Siapkan 28 Bus untuk 5 Rute Favorit ke Trenggalek - Banyuwangi

Ribuan Pemudik Diberangkatkan Bupati Sidoarjo, Pemkab Siapkan 28 Bus untuk 5 Rute Favorit ke Trenggalek - Banyuwangi

Rabu, 18 Mar 2026 18:33 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 18:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemkab Sidoarjo memberangkatkan sebanyak 28 unit bus yang mengantar 1.400 pemudik dalam program mudik gratis Lebaran Tahun …